Audi Rakit A4 dan A6 di Indonesia pada 2015

Kompas.com - 31/01/2011, 19:50 WIB

INGOLSTADT, KOMPAS.com Audi AG dari markas besarnya di Ingolstadt, Jerman, Senin (31/1/2011) sore ini, mengumumkan akan merakit Audi A4 dan A6 di Indonesia, tepatnya Jakarta, pada 2015 dengan produksi 2.700 unit per tahun. Tujuannya adalah memperkuat posisi Audi di Asia Tenggara.

Untuk merakit kedua model tersebut, Audi bekerja sama dengan Indomobil dan PT Garuda Mataram Motor. Audi A4 yang dirakit di Indonesia menggunakan mesin1,8 liter TFSI dan A6 dengan mesin 2,0 liter TFSI. Komposisi model yang dirakit adalah 2.000 unit A4 dan sisanya A6. Kedua model  dipasarkan untuk konsumen Indonesia.

Audi ingin mempercepat langkahnya di ASEAN. "Setelah melakukan hal yang sama di China dan India, sekarang kami menemukan mitra merakit Audi di Indonesia," kata Frank Dreves, anggota Dewan Manajemen Produksi Audi AG.

Dia menjelaskan, keputusan Audi  itu didasarkan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tertinggi di ASEAN. "Kami ingin berkontribusi pada pertumbuhan tersebut," lanjut Dreves. Untuk itu, Audi akan menambah jaringan penjualan dan layanannya di Indonesia.

Tampaknya Audi tidak mau kehilangan kesempatan, terutama pada pasar mobil mewah. Diperkirakan pertumbuhan segmen mobil mewah di Indonesia akan meningkat dua kali lipat dalam lima tahun mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau