Jalan Rusak Picu Kecelakaan

Kompas.com - 31/01/2011, 22:17 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan Senin (31/1/2011) melakukan inspeksi mendadak proses perbaikan rusaknya jalan poros Kabupaten, di Desa Kendal Kemlagi, Kecamatan Karanggeneng. Perbaikan ruas jalan tersebut ditargetkan tuntas Juni mendatang.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Lamongan, Sulistyo menjelaskan perbaikan dan perawatan jalan poros kabupaten yang rusak tersebar di 12 kecamatan diantaranya Kecamatan Mantup, Sambeng, Nguwok, Glagah, Sugio, Laren, Pucuk, dan Paciran. "Jalan yang sudah selesai diperbaiki diantaranya Dradah, Sukorame, Bluluk, dan Kedungpring. Dana APBD yang di kucurkan harus segera habis, otomatis kami harus menyelesaikannya pada bulan Juni 2011," ujarnya.

Kerusakan jalan, kata Sulistyo, disebabkan faktor alam. Hujan yang terus-menerus mengguyur Lamongan membuat air tergenang mengikis aspal dan akhirnya membuat jalan menjadi rusak dan berlubang.

Proses perbaikan menuai keluhan pengguna jalan. Belum selesainya proyek justru menyebabkan kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan yang rusak. "Perbaikan jalan belum rampung, pengguna jalan jika tidak waspada bisa celaka," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau