Tim nasional

Riedl Meminta Penjelasan Okto

Kompas.com - 01/02/2011, 04:44 WIB

Jakarta, Kompas - Sayap serang Sriwijaya FC, Oktovianus Maniani, sudah kembali bergabung dengan tim nasional praolimpiade, Senin (31/1). Oktovianus yang sempat meninggalkan pelatihan nasional untuk membela klubnya melawan Persipura Jayapura dijadwalkan bertemu jajaran pelatih untuk menjelaskan alasan meninggalkan pelatihan.

”Saya belum bisa menjelaskan tentang dia (Okto). Saya dengan dia sudah berada di hotel, tetapi saya belum bertemu,” ujar Riedl, Senin. ”Nanti malam Wolfgang Pikal dan Widodo (keduanya asisten pelatih) akan bertemu dengan dia untuk bertanya alasan dia meninggalkan pelatihan. Besok sore kemungkinan sudah bisa ditentukan hukuman untuk dia.”

Okto sebelumnya dijadwalkan membela Sriwijaya dalam dua laga melawan Persipura dan Persiwa Wamena. Namun, ia diizinkan kembali ke pelatnas oleh Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev. Okto sudah berada di Jakarta pada Senin pagi, tetapi belum mengikuti sesi latihan.

Pada sesi latihan pagi, Riedl menguji kekuatan volume O maksimal para pemain. Peserta pelatnas melakukan sprint 100 meter bolak-balik. Sementara pada sesi sore, para pemain menjalani latihan kemampuan individu menggiring bola dan kerja sama umpan satu-dua. Para pemain diminta melakukan gerakan zig-zag melewati deretan tongkat.

Akhir minggu ini, timnas praolimpiade akan menjalani laga uji coba melawan tim Pelita U-21. Riedl berharap permainan tidak kasar. ”Yang saya khawatirkan adalah pemain cedera, seperti uji coba yang lalu,” kata Riedl.

Laga uji coba itu juga akan menjadi tes bagi pemain keturunan Diego Michiels dari klub Belanda, Go Ahead Eagles. Bek kanan ini akan dipertahankan oleh Riedl. ”Namun, peluangnya tidak terlalu besar karena dia masih terikat kontrak dengan klubnya,” ujar Riedl.

Diego mengaku, dirinya ingin sekali membela timnas Indonesia, tetapi dirinya juga masih terikat dengan klubnya hingga 2012. Ia ingin kembali dulu ke klubnya dan menyelesaikan kontraknya.

Divisi Utama

Persis Solo yang menyisakan satu pertandingan masih menjadi juru kunci klasemen sementara Divisi Utama. Persis Solo dipermalukan oleh tamunya, Persikota Tangerang, 1-2 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin petang. PPSM Sakti Magelang juga kalah di kandang setelah ditekuk 0-2 oleh PSIS Semarang di Stadion Abu Bakrin, Kota Magelang.

Sementara PSMS Medan memetik poin penuh dengan skor 2-1 saat melawan Persipasi Bekasi di Stadion Teladan, Medan. PSMS Medan mengumpulkan 14 poin. (ANG/EKI/EGI/MHF)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau