Kerusuhan di Mesir Lumpuhkan Nissan dan Toyota

Kompas.com - 01/02/2011, 10:29 WIB

KAIRO, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa yang melanda Mesir membuat Nissan Motor Company menghentikan kegiatan produksi sejak Minggu (30/1) di Giza, sebelah selatan Kairo. Toyota yang sudah mematok jadwal perakitan terpaksa menunda sampai batas yang belum ditentukan.

Juru bicara Nissan, Yoshie Yamazaki, mengatakan, penghentian produksi di pabrik Giza yang mempunyai kapasitas 10.000 unit per tahun dengan model X-Trail, pikap, dan truk diperkirakan satu pekan. Padahal, Maret nanti (akhir tahun fiskal 2010), produksi sudah dinaikkan menjadi 10.043 unit.

Untuk menghindari kondisi terburuk, Nissan tak cuma meliburkan karyawan. Tenaga kerja asal Jepang yang berjumlah 4 orang diungsikan ke luar Kairo.

Selain Nissan, Toyota pun, menurut Yahoo Finance, terpaksa mengurungkan niat merakit mobil dengan target 3.000 unit per tahun. "Perusahaan menghentikan seluruh kegiatan bisnis, termasuk pergi ke Mesir sekarang ini. Namun, situasi ini belum mengubah keputusan Toyota untuk tetap berinvestasi," ujar Paul Nolasco, juru bicara Toyota.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau