KAIRO, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa yang melanda Mesir membuat Nissan Motor Company menghentikan kegiatan produksi sejak Minggu (30/1) di Giza, sebelah selatan Kairo. Toyota yang sudah mematok jadwal perakitan terpaksa menunda sampai batas yang belum ditentukan.
Juru bicara Nissan, Yoshie Yamazaki, mengatakan, penghentian produksi di pabrik Giza yang mempunyai kapasitas 10.000 unit per tahun dengan model X-Trail, pikap, dan truk diperkirakan satu pekan. Padahal, Maret nanti (akhir tahun fiskal 2010), produksi sudah dinaikkan menjadi 10.043 unit.
Untuk menghindari kondisi terburuk, Nissan tak cuma meliburkan karyawan. Tenaga kerja asal Jepang yang berjumlah 4 orang diungsikan ke luar Kairo.
Selain Nissan, Toyota pun, menurut Yahoo Finance, terpaksa mengurungkan niat merakit mobil dengan target 3.000 unit per tahun. "Perusahaan menghentikan seluruh kegiatan bisnis, termasuk pergi ke Mesir sekarang ini. Namun, situasi ini belum mengubah keputusan Toyota untuk tetap berinvestasi," ujar Paul Nolasco, juru bicara Toyota.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang