GRESIK, KOMPAS.com - Sebanyak 112 orang meninggal, 163 orang luka berat dan 138 orang luka ringan akibat kecelakaan yang terjadi di wilayah Kabupaten Gresik sepanjang 2010. Kepala Satuan Lalu lintas Kepolisian Resor Gresik, Ajun Komisaris Satria Permana, Rabu (2/2/2011) menyebutkan nilai kerugian mencapai Rp243,5 juta dari 245 kejadian kecelakaan. Prosentase korban kecelakaan lalu lintas 92 persen laki-laki, selebihnya perempuan.
Untuk menekan kecelakaaan lalu lintas dilakukan sosialisasi di kelompok masyarakat dan pelajar, penempatan personil polisi di setiap jalur rawan, memasang kamaera pengintai di areal bahaya, dan mendirikan. Selain itu didirikan Traffic Accident Centre di perbatasan Gresik dan Lamongan, kata Satria di sela-sela penilaian Program Patnership Road Safety Action (PRSA).
Ketua Tim Penilai Ajun Komisaris Besar Yusuf menyatakan program PRSA dari mabes Polri bertujuan menekan laka lantas di seluruh Indonesia. Di Jawa Timur, Program ini diapresiasi oleh Gubernur Jawa Timur dengan dilombakan di seluruh Polres.
Menurut Yusuf program PRSA Polda Jawa Timur merupakan program unggulan yang diapresiasi oleh Mabes Polri. Penerapan di Jatim dijadikan rujukan oleh seluruh jajaran Polda se-Indonesia dalam mensosialisasikan Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 kepada masyarakat sekaligus kampanye menekan angka kecelakaan lalulintas di jalan raya.
Sejak diterapkan PRSA tahun 2009 hingga 2011 angka jumlah kecelakaan bisa ditekan 17 persen. "Ini prestasi yang perlu dibanggakan karena kecelakaan yang bisa menyebabkan kemiskinan, dan pengangguran bisa ditekan melalui program PRSA," ujar Yusuf.
Menurut dia kecelakaan terjadi karena pelanggaran dalam berlalu lintas. Melalui program PRSA ini masyarakat khususnya pengguna jalan memahami betul seluk beluk jalan raya, termasuk berkendaraan di kawasan aman, maupun di jalan raya pada umumnya agar mereka mentaati peraturan lalulintas.
Akibat kecelakaan membuat korban bertambah miskin seperti kehilangan pekerjaan atau membuat keluarga korban menderita. Program PRSA ini sukses berkat partisipasi masyarakat, Pemerintah Daerah, dan Rumah Sakit maupun lembaga lain yang ikut peduli bersama petugas dalam menanggulangi tingginya angka kecelakaan, paparnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang