Tahun baru

Perayaan Imlek di Ibu Kota Meriah

Kompas.com - 04/02/2011, 04:11 WIB

Jakarta, Kompas - Perayaan Imlek di sejumlah kawasan di Jakarta, Kamis (3/2), berlangsung meriah. Di kawasan Pecinan di Glodok, Jakarta Barat, warga berduyun-duyun datang untuk bersembahyang di wihara dan membagikan sedekah.

Sejak Rabu malam, kawasan itu sudah ramai oleh orang yang merayakan pergantian tahun dengan bersembahyang di Jin De Yuan atau Wihara Dharma Bhakti di Petak Sembilan.

Menurut Koordinator Wihara Dharma Bhakti Henky Halim, pengunjung wihara pada puncak pergantian tahun dari Tahun Macan ke Tahun Kelinci mencapai 3.000 orang. ”Keramaian berlangsung sampai pukul 04.00 dan paginya pukul 07.00 sudah ramai lagi,” katanya.

Pukul 07.30 kemarin, Wihara Dharma Bhakti sudah ramai oleh umat yang bersembahyang. Mereka silih berganti membakar dupa dan memanjatkan doa, memohon segala hal baik agar dilimpahkan pada tahun yang baru. Banyak pengunjung yang melepaskan burung ke udara sebagai simbol membuang sial.

”Setiap tahun saya selalu datang kemari, berdoa agar didekatkan dengan yang baik dan dijauhkan dari yang buruk. Kami juga berharap agar segala ketidakpastian dan hiruk-pikuk yang melanda negeri ini segera dijauhkan,” ujar Lanny, salah satu pengunjung dari Cengkareng.

Ribuan fakir miskin juga memadati pelataran wihara, bahkan ada yang sudah berada di tempat itu sejak dua pekan sebelum Imlek. Pada puncak perayaan Imlek, jumlah mereka makin banyak.

Wati (67) membawa dua cucunya, Ayu dan Mega, untuk mendapatkan pembagian angpau dari umat yang bersembahyang di wihara. ”Baru dapat Rp 6.000 dari tadi pagi. Saya sudah tidak kuat kalau harus desak-desakan,” ujarnya.

Melampaui target

Sementara itu, jumlah pengunjung wisata di Ancol Taman Impian pada libur Imlek kemarin melampaui jumlah yang ditargetkan. Tidak terjadi kepadatan di setiap obyek wisata.

Sofia Cakti dari Humas Ancol Taman Impian mengatakan, pihaknya menargetkan kunjungan wisata saat libur Imlek sebanyak 35.000 pengunjung. Hingga Kamis siang, jumlah pengunjung mencapai 40.500 orang.

Jumlah pengunjung Dunia Fantasi juga mengalami lonjakan dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. Arlin, staf pusat informasi Dunia Fantasi, mengatakan, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 7.190 orang.

Libur Imlek juga membuat pengunjung Taman Margasatwa Ragunan melonjak. Kepadatan pengunjung terasa dari pintu gerbang kebun binatang. Terlihat antrean panjang pembeli tiket masuk. Menurut Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang Prihantoro, hingga pukul 12.20, pengunjung mencapai 23.865 orang.

(FRO/GAL/MDN/RTS/NDY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau