Jajan Aman di Restoran Padang hingga "Fast Food"

Kompas.com - 04/02/2011, 16:45 WIB

KOMPAS.com — Ketika hari-hari kita dipenuhi dengan undangan bersantap di sana-sini, bertemu dengan klien sambil makan siang, atau makan bersama teman-teman sepulang kantor, wow... bayangkan bagaimana kadar kolesterol, tekanan darah, dan tingkat gula darah Anda. Sebab, kita cenderung tidak mengontrol bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam hidangan tersebut.

Untuk menghindari gangguan kesehatan Anda, dr Lindarsih Notowidjojo M Nutr.sc., SpGK, dari RS Omni Medical Center (OMC) memberikan kiat-kiat agar hobi makan Anda di restoran tetap jalan tanpa menimbulkan risiko.

Salah satu hal yang bisa dilakukan saat memilih makanan di restoran adalah memerhatikan pengolahannya. Makanan yang digoreng, apalagi dibalut tepung, mengandung lemak jenuh tinggi. Namun, jangan dulu cepat membayangkan bahwa kita hanya bisa memesan makanan yang kurang enak.

"Contohnya, seafood. Kalau hanya dipakai sebagai campuran dalam makanan lalu diolah dengan cara direbus atau ditumis, tidak masalah. Yang berbahaya kalau sudah digoreng, pakai tepung, serta kuahnya mengandung sodium dan lemak jenuh tinggi juga diminum," katanya.

Lebih baik, pilih restoran dengan menu bervariasi, baik dari segi pengolahan maupun bahan makanan. Restoran China atau Jepang, misalnya, memiliki varian menu yang lebih banyak daripada rumah makan cepat saji. Kadang kala kita tidak begitu mengenali nama makanan dalam menu. Saat ini terjadi, jangan takut bertanya kepada pelayan restoran. Ini adalah cara efektif untuk mencari tahu suatu makanan terbuat dari apa dan bagaimana pengolahannya. Jangan sampai hanya karena sok tahu kita terjebak memesan makanan tidak sehat.

Dr Lindarsih juga memberikan panduan mengenai ragam menu alternatif yang dapat kita pilih saat bersantap di restoran favorit.

Restoran cepat saji
Tahukah Anda kalau satu porsi menu cepat saji biasa mencapai 1.000 kalori atau lebih? Karena itu, pilih menu yang lebih kecil dan ganti kentang goreng atau nasi dengan salad. Pisahkan dressing dari salad dan jangan tambahkan topping yang digoreng.

Sekarang restoran cepat saji pun tidak hanya menyediakan makanan yang digoreng. Ada pilihan menu yang lebih sehat, seperti dipanggang. Namun, jangan tambahkan keju ekstra, saus krim, saus tinggi sodium, dan gula, seperti saus teriyaki. Pilih air kemasan daripada minuman bersoda untuk menemani hidangan kita.

"Meskipun sekarang ada minuman bersoda yang mengklaim bebas gula dengan label 'zero', minuman ini tetap tinggi kadar sodiumnya," tutur Lindarsih.

Selain itu, jangan tergoda tawaran upsize dengan kartu kredit yang sering berlaku di sejumlah waralaba fast food.

Restoran padang
Musuh utama kita saat bersantap di rumah makan padang adalah santan yang merupakan sumber lemak jenuh. Mintalah kepada petugas restoran untuk membiarkan nasi di atas piring tetap polos tanpa siraman kuah santan. Pilih menu yang tidak digoreng, seperti ayam pop, ayam bakar, atau ikan bakar. Selain itu, jangan lupa perbanyak pula sayur singkong rebus dan mentimun segar dalam makanan kita. Jadi, tetap ada asupan serat.

Restoran china
Hidangan china memiliki ragam makanan yang cukup banyak. Kita bisa memilih sayur-sayuran ditumis, berkuah seperti sup, atau dimasak dalam piring tembikar (hotpot). Pilih lauk yang tidak digoreng seperti tim ikan, dimsum, atau ditumis. Daripada bebek, lebih baik memilih ayam karena daging unggas berwarna merah memiliki kadar lemak jenuh lebih tinggi daripada daging unggas putih. Jika bisa, mintalah kepada koki agar memasak pesanan kita tanpa MSG atau kecap penyedap untuk mengurangi kadar sodium.

Restoran jepang
Selain mengedepankan nasi dan sayur-sayuran, masakan Jepang juga didasarkan pada metode pengolahan yang hanya membutuhkan sedikit minyak atau lemak. Kadar lemak makanan di restoran ini relatif rendah. Namun, di antara makanannya, ada pula yang mengandung lemak dan sodium tinggi. Contohnya, tempura, oyako donburi (nasi yang disiram telur), serta cawan mushi (ayam dan udang dalam adonan telur). Hindari juga menambahkan kecap asin ekstra di atas hidangan sebab kadar sodiumnya tinggi.

Untuk dessert, es krim berbagai rasa dan bentuk di menu memang menggoda. Akan tetapi, sebaiknya kita memilih buah potong segar sebagai makanan penutup. Jika tak mampu menahan godaan, berbagilah dengan teman-teman. Yang penting bisa sedikit menghilangkan rasa penasaran.

(Theresia Widiningtyas)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau