Timnas U-23 Ditahan Pelita Jaya

Kompas.com - 05/02/2011, 22:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim nasional Indonesia U-23 pra-Olimpiade ditahan imbang 1-1 oleh Pelita Jaya U-21 dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/2/2011).

Ini adalah laga pertama uji coba tim nasional (timnas) U-23. Banyak pemain inti yang absen, antara lain winger Oktovianus Maniani. Secara umum, tim besutan Alfred Riedl itu tampil kurang gereget. Beberapa kali kesalahan individual terjadi. Kurnia Mega dan kawan-kawan juga kesulitan membangun serangan.

Meski sudah mengandalkan dua bomber cepat, yakni Yongki Aribowo dan Titus Bonay, timnas tetap tak mampu memberikan serangan yang berarti. Pelita unggul lebih dahulu melalui penyelesaian akurat Makdis Alfarizi pada menit ke-41. Selang empat menit kemudian, timnas langsung membalas melalui tembakan keras gelandang Persela Lamongan, Hendro Siswanto.

Timnas sebenarnya bisa menang jika tendangan penalti Gunawan Dwi Cahyo masuk pada menit ke-51. Sayangnya, Gunawan gagal menjadi eksekutor yang baik.

Seusai laga, Riedl mengatakan, "Saya tidak puas. Namun, kami membutuhkan pertandingan seperti ini untuk melihat performa pemain dan performa mereka kurang bagus. Masih banyak yang harus diperbaiki. Banyak yang bisa dikritik, tetapi saya tak akan melakukan itu karena tim ini baru terbentuk selama dua minggu," ucap Riedl.

Susunan Pemain Timnas U-23: Kurnia Mega, Septia Hadi (Rahmad Latif), Farizi (Diaz Angga Putra), Gunawan Dwi Cahyo, Diego Michiels, Engelberd Sani (Safri Umri), Aris Alfiansyah (Risky Novriansyah),  David Laly (Johan Yoga),Yongki Aribowo, Titus Bonay

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau