MADRID, SABTU -
Barcelona memecahkan rekor Real Madrid yang menang 15 laga secara beruntun, 50 tahun lalu. Pada musim kompetisi 1960/1961 itu, Real Madrid menandai kegemilangan klubnya lewat peran Alfredo di Stefano yang kini berusia 84 tahun.
Klub asuhan Pelatih Pep Guardiola ini pun unggul 10 poin atas rival beratnya, Real Madrid, di klasemen Liga Spanyol. Barca kini meraup 61 poin dari 22 pertandingan.
Messi, Pemain Terbaik Dunia 2010 asal Argentina, mencetak dua gol pada paruh pertama laga. Gol ketiga dijaringkan pada menit ke-79. Hasil 24 gol yang dicetak musim ini, Messi unggul dua gol atas penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Messi pun tercatat sebagai pencetak gol
Kantor berita Reuters menyebut dua momen gol Messi sebagai magis. Atletico yang kini di posisi kedelapan ingin memompa semangat dengan menang di kandang Barca. Klub ini terus mencari poin untuk melaju ke kualifikasi Piala Eropa. Namun, harapan itu punah oleh dua gol magis Messi.
Gol pertama Messi pada menit ke-17 disarangkan dari sayap kanan. Dia melewati beberapa pemain belakang Atletico, lantas mengecoh penjaga gawang David De Gea. Tendangannya tidak terlalu kuat, tetapi tepat.
Gol kedua Messi dicetak pada menit ke-29 setelah menerima umpan dari penyerang asal Spanyol, David Villa. Kapten Atletico, Antonio Lopez, mencoba mengambil bola, tetapi Messi berhasil mengelak dan dengan cepat menyepak bola itu dari jarak dekat. Tangan kanan De Gea gagal pula menepisnya.
Messi melengkapi aksinya dengan gol ketiga dengan memanfaatkan bola yang lepas dari Diego Godin.
”Saya gembira atas kemenangan melawan tim yang kuat. Tim ini mampu membuat segalanya sulit bagi kami,” kata Messi kepada pada satu kanal televisi di Spanyol.
Messi menambahkan, dia sama sekali tidak berpikir untuk menjadi pencetak gol terbanyak. Hal yang paling penting adalah meneruskan kemenangan ini karena Real Madrid bisa menyusul di belakangnya. ”Kami tahu, kami akan bertarung hingga akhir musim,” kata Messi.
Atletico kini berada di satu tangga di bawah klub Espanyol dengan 30 poin. Selisih poin cukup banyak, tujuh poin.
Real Madrid gagal memangkas selisih poin dari Barca setelah kalah 0-1 atas Osasuna. Selisih poin Real atas Barca bisa menjadi tujuh jika menang atas Real Sociedad di Stadion Bernabeu, Minggu (6/2) waktu Madrid.
Klub Villarreal yang berada di posisi ketiga juga gagal mendekatkan poinnya kepada Real karena takluk 0-1 dari Levante. Bagi mereka, itu adalah kekalahan pertama dalam 12 laga di kandang.