31 Warga Korut Mungkin Membelot Korsel

Kompas.com - 07/02/2011, 10:00 WIB

SEOUL, KOMPAS.com — Sebanyak 31 warga Korea Utara telah melintasi perbatasan Laut Kuning dengan perahu dan tiba di sebuah pulau garis depan Korea Selatan dalam tindakan yang mungkin merupakan pembelotan, demikian menurut sejumlah laporan, Senin (7/2/2011).

Sebanyak 11 pria dan 20 wanita itu tiba pada Sabtu di Pulau Yeonpyeong menggunakan sebuah kapal penangkap ikan yang kemudian ditarik ke pelabuhan kota Incheon, kata satu sumber sebagaimana dikutip kantor berita Korea Selatan (Korsel), Yonhap. Surat kabar Dong-A Ilbo mengangkat laporan yang sama.

Para pejabat militer dan intelijen telah menginterogasi mereka mengenai bagaimana mereka melintasi perbatasan laut itu, kata sumber tersebut. Mereka menambahkan, orang-orang Korea Utara (Korut) itu merupakan satu kelompok kerja dan bukan anggota-anggota sebuah keluarga.

Seorang pejabat militer memberi tahu Yonhap dengan tanpa menyebut nama bahwa para penyelidik juga memperkirakan kemungkinan bahwa orang-orang Korut itu tiba di pulau tersebut setelah kapal mereka hanyut ditiup angin.

Ketegangan lintas perbatasan meningkat sejak Korut menyerang Pulau Yeonpyeong, November lalu, yang menewaskan dua warga sipil dan dua marinir Korsel. Pada 25 Desember, seorang warga Korut melintasi perbatasan Laut Kuning dengan kapal dan mendarat di Baengnyeong, pulau lain di garis depan. Bulan lalu ia diperbolehkan kembali ke Korut setelah menyampaikan keinginan untuk pulang. Lebih dari 20.000 warga Korut tiba di Korsel sejak berakhirnya perang 1950-53, sebagian besar melalui China.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau