Agar Busana Kantor Tak Membosankan

Kompas.com - 08/02/2011, 15:07 WIB

KOMPAS.com - Padu padan model busana dan keberanian mengombinasikan warna terang dan netral menjadi ciri khas tren busana kantoran pada 2011 ini. Kesan akhir yang ingin diciptakan adalah gaya urban yang elegan, klasik, dan dewasa namun tetap terlihat muda, kasual, dan segar. Gaya busana ladylike look era 1950-an juga menjadi inspirasi koleksi busana kantoran Tahun Kelinci ini.

Inilah yang ditampilkan Centro Lifestyle Department Store dalam fashion show resolusi fashion Soyjoy bertema "The New You 2011" beberapa waktu lalu di Indochine, fX Jakarta.

"Konsep busana kerja yang ditampilkan dalam fashion show adalah new arrival yang memasuki spring collection di Februari 2011. Tren busana ini masih relevan hingga pertengahan tahun 2011 nanti," jelas Scesilia Febiana, Marketing Communication Manager Centro, kepada Kompas Female.

Salah satu tren busana kerja 2011 adalah print, kata perempuan yang akrab disapa Sesil ini. "Agar penampilan tidak membosankan, harus berani untuk memadukan warna terang dengan warna netral dan memakai baju-baju bermotif," lanjut Sesil.

Gaya urban elegan dan preppy chic
Konsep busana kerja ala Centro ini menekankan pada permainan warna dan motif. Gaya simpel elegan penampilannya lebih klasik dan berkesan dewasa. Untuk menciptakan penampilan gaya ini gunakan gaun midi yang dipadukan dengan blazer ngatung, atau LBD yang dipadukan dengan tweed jacket, serta gaun bermotif dan trench coat, jelas Sesil.

Sedangkan untuk gaya preppy chic, penampilan yang ingin ditampilkan adalah kesan rapi namun tetap kasual dan bergaya anak muda. "Penampilan ini cocok dipilih oleh perempuan muda yang baru saja memasuki dunia kerja," paparnya.

Selain itu, busana kantoran yang umum seperti blus, celana panjang, dan blazer klasik bisa dipadukan dengan berbagai pilihan. Dipadukan dengan cardigan dalam warna cerah, atau rok midi model klok bermotif garis yang identik dengan gaya nautical. Dengan sentuhan preppy ini, gaya busana kerja lebih segar dan muda.

Outerwear yang stylish
Menurut Sesil, tren busana kantor untuk 2011 juga menekankan pada pemakaian outerwear yang lebih stylish seperti trench coat. Blazer klasik seperti tweed blazer akan tetap jadi andalan. Untuk bawahan, celana palazzo yang pipa celananya lebar menjadi pilihan. Sedangkan untuk rok ke kantor sebaiknya pilih model flare atau A-line.

"Panjang rok sebaiknya midi dan maksi sebatas tulang kering, yang mengambil inspirasi ladylike look era 50-an," tutur Sesil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau