MANCHESTER, KOMPAS.com — Striker Manchester City, Carlos Tevez, mengaku siap menghadapi mantan klubnya, Manchester United. Bukan hanya siap melawan para pemain belakang Manchester United, ia juga siap menghadapi ejekan dari para pendukung "Red Devils" yang akan memadati Stadion Old Trafford.
Pada akhir pekan nanti, Premier League akan dipanaskan dengan laga "Derby of Manchester". Manchester United (MU) akan menjamu rival sekota mereka, Manchester City, di Old Trafford. Pada laga pertama, kedua tim hanya bermain seri 0-0 di Manchester of Stadium.
Tevez memang menjadi musuh utama dari pendukung MU setelah memilih hijrah ke City pada 2009. Saat itu MU sebenarnya ingin menetapkan statusnya dan bersedia membayar 25,5 juta poundsterling (sekitar Rp 336,7 miliar). Namun, Tevez malah memilih untuk pindah ke City karena merasa tak mendapat kepastian dari MU.
"Aku tak peduli dengan ejekan orang terhadapku di Old Trafford. Itu tak mengkhawatirkanku dan aku tak takut untuk pergi ke sana. Ejekan juga banyak terjadi tahun lalu, tetapi aku mengerti karena para pendukung mempertahankan klub yang mereka dukung dan aku berada di tim lawan," kata Tevez kepada majalah Zoo.
"Pendukung MU tak bisa mengatakan bahwa aku tidak memberikan yang terbaik selama aku di sana. Mungkin beberapa pendukung masih tak mengerti alasanku untuk pergi. Aku pesepak bola profesional dan menerima ejekan adalah harga yang kadang harus aku bayar. Namun, itu tak akan memengaruhiku sama sekali," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang