Pascarusuh temanggung

Sekolah Shekinah Terpaksa Diliburkan

Kompas.com - 09/02/2011, 09:43 WIB

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Hari ini, Rabu (9/2/2011), Sekolah Kristen Shekinah di Jalan Suyoto diliburkan dari kegiatan belajar mengajar pascarusuh massa di Temanggung Selasa kemarin.

"Anak-anak sementara diliburkan, namun dalam waktu dekat mungkin Senin (14/2/2011) depan mereka sudah masuk sekolah," kata Ketua Pengurus Sekolah Kristen Shekinah, Hadi Santoso, di Temanggung.

Ia mengatakan, saat ini akan dilakukan pembenahan gedung yang rusak. Pada kerusuhan Selasa (8/2/2011) beberapa kaca jendela sekolah pecah dan meja kursi di tiga kelas diobrak-abrik. Selain itu, enam sepeda motor di tempat parkir dan kantin sekolah terbakar. Ia mengatakan, sekolah itu mempunyai sekitar 200 murid dari taman bermain (playgroup) hingga SMA.

Pada Rabu (9/2/2011) pagi, Bupati Temanggung Hasyim Afandi dan Wakil Bupati Temanggung Budiarto, meninjau lokasi sekolah Shekinah.

Kegiatan sekolah lain berjalan normal sedangkan kegiatan perekonomian di daerah pegunungan itu berjalan seperti biasa. Sejumlah tempat yang menjadi sasaran rusuh massa yakni Pengadilan Negeri Temanggung, Gereja Katolik Santo Petrus Paulus, Gereja Pantekosta, dan Sekolah Kristen Shekinah masih dijaga aparat kepolisian dan TNI.

Hasyim mengatakan, kegiatan perekonomian di Temanggung telah normal kembali. "Kemarin para pemilik toko panik sehingga menutup usahanya saat kerusuhan, tetapi pada sore hari sebagian buka kembali dan sekarang sudah normal," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau