PALEMBANG, Kompas.com - Menjelang pelaksanaan SEA Games XXVI 2011 pada November mendatang, pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, meningkatkan kewaspadaan. Mereka membentuk tim terpadu untuk mengantisipasi pencegahan masuk wabah flu burung di kawasan dalam kota ini.
Tim terpadu tersebut disebar ke daerah yang menjadi sentra peternakan ayam, kata Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kehutanan setempat, Sudirman Tegoeh, di Palembang, Rabu (9/2/11).
Dia mengemukakan, selain membentuk tim terpadu tersebut, pihaknya juga gencar melakukan upaya pencegahan wabah flu burung di sentra peternakan ayam dengan melakukan penyemprotan serta selalu menganjurkan kepada pengusaha peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang ayam.
Hal tersebut perlu dilakukan, kata dia, karena berdasarkan hasil tes sebelumnya ada sejumlah ayam milik warga di kawasan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II yang kedapatan mati mendadak. Sejumlah ayam milik warga tersebut diduga terinfeksi virus flu burung, sehingga untuk mengantisipasi penyebaran virus itu, saat ini terus dilakukan pengawasan pasokan ayam dari luar Kota Palembang.
"Kami harus ketat melakukan pengawasan pasokan ayam dari luar Kota Palembang, sehingga kemungkinan masuk wabah tersebut sangat kecil sekali," ujarnya.
Dikhawatirkan, virus itu dapat masuk melalui pasokan ayam berasal dari luar. Menurut dia, pengawasan yang dilakukan melalui tim terpadu tersebut adalah pada beberapa sentra peternak ayam, seperti di kawasan Gandus, Sekojo, Seberang Ulu, dan Talang Betutu di Palembang.
Namun demikian, lanjutnya, walaupun pihaknya telah berupaya melakukan pencegahan wabah flu burung masuk, diharapkan bagi pemilik ternak yang memasok ayam dari luar Palembang agar berkoordinasi dengan pihak Dinas Perikanan, Peternakan dan Kehutanan setempat. Apalagi dugaan sementara, virus flu burung tersebut, penularan berasal dari ayam yang didatangkan dari luar Palembang.
Namun, kebenaran dugaan sementara wabah flu burung berasal dari luar itu, masih akan diteliti lagi, sehingga virus ini bisa terhindarkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang