APMB Jamin Susu Formula Aman

Kompas.com - 10/02/2011, 16:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Perusahaan Makanan Bayi (APMB) menjamin semua susu formula untuk usia 0 sampai 6 bulan dari perusahaan-perusahaan di bawah APMB aman dari cemaran bakteri Enterobacter sakazakii (EZ).

Beberapa perusahaan di bawah APMB di antaranya Nestle, Frisian Flag, Sari Husada, Wyeth, Kalbe, Fonterra, Mead Jhonson, Abbott, Pfizer, Nutricia, dan Mirota.

Penegasan ini disampaikan APMB menyikapi putusan MA yang memerintahkan Kementerian Kesehatan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan IPB untuk membuka merek-merek susu formula yang mengandung bakteri sebagaimana hasil riset IPB yang dipublikasikan pada 2008.

Menteri Kesehatan RI- Endang Rahayu Sedyaningsih dalam konferensi pers bersama BPOM dan IPB di Gedung Kemenkominfo, Kamis (10/2/2011), menyatakan tidak dapat mengungkap nama-nama susu yang tercemar dengan alasan menghargai etika dan independensi riset IPB.

"APMB sangat menghargai pernyataan Ibu Menteri tentang bakteri ini. Kami mendukung dan menjamin bahwa susu formula dari sejumlah perusahaan di bawah APMB aman untuk dikonsumsi masyarakat, kami menjamin untuk itu, apalagi proses produksi susu juga sudah sesuai dengan standar WHO," ungkap Direktur Eksekutif APMB, Irawati Susalit, saat dijumpai di kantornya di Bintaro, Kamis (10/02/2011).

Ira menjelaskan, perusahaan-perusahaan susu di bawah APMB melakukan produksi dengan pengawasan yang ketat. Seluruh prosedur mulai dari awal proses produksi sampai dengan pengemasannya didasarkan pada riset dan standar yang ditetapkan baik dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) maupun pemerintah.

Beberapa standar validitas yang diikuti APMB di antaranya Hazard Analysis Critical Control (HACCP), Good Manufacturing Practices, Codex Alimentarius, dan Sertifikat Pengujian BPOM.

Apalagi, BPOM juga melakukan pengawasan ketat sebelum dan sesudah susu formula diproses. "Produk-produk susu dijamin keamanannya oleh BPOM juga. Jika kita membeli susu formula, bisa juga melihat aturan tertulis di label susu yang menyatakan susu sudah mendapat ijin dari BPOM. Berarti susu formula aman dikonsumsi oleh bayi," tambah Ira.

Ira berpendapat, riset yang dilakukan oleh IPB merupakan murni penelitian untuk tujuan ilmiah, tanpa ada maksud untuk membedakan susu formula yang aman dan tidak aman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau