Kompetisi Antarpengembang Bangun Superblok Percantik Jakarta

Kompas.com - 10/02/2011, 18:50 WIB

KOMPAS.com – Berkaca pada pertumbuhan ekonomi yang meningkat membawa angin segar bagi pertumbuhan industri properti di tahun 2011. Gairah para pengembang untuk menambah mega proyeknya menjadi bangunan terintegrasi bernama superblok mulai bermunculan, sebut saja superblok Kuningan City dan Ciputra World di kawasan Satrio, Jakarta Selatan dan superblok Podomoro City di Jakarta Barat.

Kompetisi yang terjadi antarpengembang malahan dipandang sebagai upaya untuk mempercantik kota Jakarta. “Kalau ada yang akan ikut membangun superblok, kami rasa itu baik. Karena Jakarta menjadi makin bagus, makin cantik tak kalah dengan kota-kota besar di dunia,” kata Setiady, Executive Central Park saat ditemui Kompas.com pada pekan lalu.

Dengan pembangunan superblok yang merupakan sinergi bangunan mal, hotel, residensial, dan perkantoran di Jakarta akan membuat nilainya makin kompetitif, baik dari segi perekonomian maupun prestise-nya.

“Pembangunan ini bisa menjadi magnet buat masyarakat agar tak perlu jauh-jauh belanja sampai ke luar negeri. Karena semua yang dijual di luar negeri, sekarang ada di mal-mal Jakarta,” paparnya.

Jakarta perlu bersolek, begitu kata Veri. Bersolek dalam artian menata kotanya menjadi kota metropolitan yang patut dibanggakan. Serta memiliki satu bangunan yang menjadi ciri khasnya, seperti gedung 101 yang menjadi kebanggan di Taipei, gedung Burj Al Arab di Dubai dan gedung kembar Petronas di Malaysia.

“Kalau dari grup, kami memang ada keinginan membangun gedung yang ikonik di Jakarta, agar simbolnya tak hanya Monumen Nasional. Saat ini, kami tengah melakukan studi apakah ada permintaan ruang sebanyak itu. Namun, sudah saatnya Jakarta sebagai satu kota besar di dunia memiliki ikon bangunan yang bisa menjadi kebanggaan negara,” ujarnya. (Natalia Ririh)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau