Disarankan Ikuti Aturan Pakai Membuat Susu

Kompas.com - 10/02/2011, 21:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Makanan Bayi (APMB), Irawati Susalit menyarankan agar masyarakat terutama para ibu membuat susu formula untuk anak, dengan pedoman aturan pakai pada kemasan susu. Hal ini juga berfungsi menjaga keamanan dalam mengonsumsi susu formula.

"Susu formula itu harus disiapkan dengan baik, kan ada aturan pakainya juga. Airnya dimasak sampai mendidih, kemudian dibuat 70 derajat, kemudian ditutup rapat," ungkap Irawati di Jakarta, Kamis (10/02/2011).

Susu formula yang tidak selesai diminum oleh bayi, kata Ira, harus dibuang, bukan untuk diberikan lagi pada anak. Ibu harus membuat susu yang baru untuk bayinya. Selain anjuran mengikuti aturan pakai, masyarakat juga diharapkan menjaga kebersihan saat akan membuat susu. Sehingga tidak terkontaminasi dengan bakteri-bakteri yang mengganggu kesehatan.

"Manusia dan peralatannya juga harus bersih. Jadi saat kita akan membuat susu formula sudah memastikan tangan kita bersih, dari peralatannya juga gelas, sendok dan tempat masak airnya juga bersih," tambah Irawati.   

Berdasarkan aturan penyajian susu formula dari APMB sebelum susu disajikan, tangan harus dicuci terlebih dahulu. Pastikan semua botol dan dot benar-benar bersih dan steril. Membuat susu  dengan air yang didihkan minimal 30 detik. Kemudian, tunggu hingga hangat suam-suam kuku minimal 70 derajat celcius. Air dituang sesuai dengan ukuran dalam botol. Setelah itu, tambahkan sejumlah takaran sendok susu bubuknya ke dalam botol dan segera berikan pada bayi.

Terakhir, setelah lewat 24 jam, buang susu yang tidak terpakai atau tidak habis dan buatlah yang baru untuk bayi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau