Jangan Bosan Ungkapkan Cinta kepada Anak

Kompas.com - 14/02/2011, 10:13 WIB

KOMPAS.com - Tak pernah ada ruginya bagi orangtua untuk mengungkapkan cinta kepada anak. Semakin sering Anda mengekspresikan cinta, dengan kata-kata maupun tindakan, anak akan tumbuh lebih positif lagi. Karena otak anak yang dibanjiri ungkapan cinta akan tumbuh berkembang menjadi pribadi yang lebih sehat secara fisik, mental, intelektual, dan spiritual.

Psikiater dari klinik Angsamerah, dr Eka Viora, SpKJ, menjelaskan bahwa mengungkapkan cinta tak harus dengan kata-kata tetapi juga dengan sikap. Ungkapan cinta dari orangtua bermakna dahsyat, karena anak akan merasa dicintai. Dampaknya juga bukan hanya dirasakan saat anak sedang bertumbuh. Kebiasaan mengungkapkan dan menerima cinta ini akan membentuk anak menjadi individu yang lebih peka terhadap orang lain dan lingkungannya. Termasuk juga saat nanti anak berkeluarga.

"Laki-laki (dewasa) yang tidak mudah menyatakan cinta disebabkan karena ia tak punya model yang dikenang saat kecil. Jadi lihat kembali bagaimana laki-laki diasuh saat kecil. Jika sejak kecil anak tidak menerima ungkapan cinta dari orangtuanya, ia akan tumbuh menjadi pribadi yang sulit mengekspresikan cinta. Orangtua yang membanjiri anak dengan dengan kata cinta menjadi pembelajaran bagi anak untuk mengungkapkan cinta," jelas dr Eka dalam bincang-bincang bertema "Mengungkapkan Cinta pada Pasangan dan Anak" yang diadakan Kompas Female dan klinik Angsamerah di Supermal Karawaci, Tangerang, Minggu (13/2/2011) lalu.

Selain kata-kata cinta seperti mengatakan "Ayah cinta kamu, Nak" atau "Ibu sayang kamu, Nak" Anda bisa mengungkapkan cinta dengan banyak cara. Dr Eka berbagi caranya:

1. Selalu berikan pujian
Tak ada batasan untuk memberikan pujian. Memuji anak terus-menerus tidak membawa dampak negatif bagi anak. Menurut dr Eka, orangtua biasanya pelit memuji anak karena menganggap anak melakukan sesuatu yang menurut orangtua biasa saja, dan sudah menjadi kewajiban anak. Orangtua lebih sering mengkritik, menyalahkan bila anak melakukan yang tidak sesuai dengan keinginan orangtua. Jadi, berilah pujian sesering mungkin kepada anak, kata dr Eka.

2. Lakukan kegiatan khusus bersama setiap hari
Ciptakan sedikit saja dari waktu Anda yang berharga, setiap harinya, untuk melakukan kegiatan khusus bersama anak. Seperti bermain, mendengarkan musik favorit, menonton acara televisi favorit anak, atau berpelukan di bawah selimut yang hangat dan nyaman.

3. Buat pesan cinta
Buatlah catatan kecil berisi pernyataan cinta untuk anak atau pesan cinta. Contohnya dengan menuliskan kalimat "Mama sayang kamu", menempelkan huruf magnet di pintu lemari es bertuliskan pesan serupa, menghadiahkan anak bantal berbentuk hati, atau membuat kue dengan loyang berbentuk hati bertuliskan "I Love You".

4. Penuhi kegemari anak
Mengungkapkan cinta juga bisa dilakukan dengan memenuhi kegemaran anak. Buatkan masakan kesukaan anak, bacakan buku atau dongeng yang disukainya.

5. Berikan ciuman
Cara lain mengekspresikan cinta kepada anak adalah dengan tindakan sederhana, menciumnya. Berikan ciuman kepada anak lebih sering.

6. Berikan pelukan
Peluk dan dekap anak dengan hangat, sambil membelai rambutnya atau memijat kakinya.

7. Berikan sesuatu yang khusus
Tak ada salahnya memberikan sesuatu yang khusus kepada anak yang di luar dari kebiasaan. Bentuknya tak harus berupa barang. Misalnya, membolehkan anak menonton televisi lebih lama dari biasanya.

8. Perhatian khusus
Jika anak punya kakak atau adik, berikan perhatian khusus atau penuh kepadanya selama beberapa saat.

9. Tepuk tangan Anda bermakna
Berikan tepukan tangan penanda apresiasi Anda kepada anak saat anak mengerjakan sesuatu dengan baik atau sesuai keinginan Anda.

Anda tentu bisa menemukan banyak cara lainnya selama 365 hari dalam mengungkapkan cinta kepada anak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau