Mercedes Indonesia Punya 12 Model Baru

Kompas.com - 14/02/2011, 16:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Masih menjanjikannya pasar otomotif Indonesia pada 2011 membuat PT Mercedes-Benz Indonesia menyiapkan sedikitnya 12 model baru. Semua model digunakan untuk mengejar target penjualan 3.950 unit (kendaraan penumpang dan komersial) naik dari tahun lalu, 3.590 unit.

Beberapa model baru yang disiapkan antara lain R 300, ML 300/350, S 350/500, C-Class Coupe (C 204), SLK R 172, dan CLS 63 AMG.

Roland Staehler selaku Direktur Penjualan dan Pemasaran Mercedes-Benz Indonesia (MBI) mengatakan, pertumbuhan positif menjadi hal terpenting bagi perusahaan. "Salah satu produk baru yang mau diluncurkan tahun ini, CLS 63 AMG, harganya Rp 2,059 miliar off the road, sekitar Juni 2011. Untuk model lain, nanti dikabarkan lebih lanjut," ucap Roland di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini.

Selain memasarkan mobil penumpang, MBI juga akan melepas tiga model niaga, termasuk bus baru OH 1830, OH 1626, dan Sprinter. MBI menilai rencana pemerintah untuk fokus pada perkembangan infrastruktur tahun ini membuat bisnis kendaraan niaga potensial.

Roland menambahkan, meski inflasi mulai terjadi dan pajak progresif mulai diterapkan, situasi pasar tetap positif. Secara total, pasar ritel mobil nasional diprediksi menguat 10 persen atau menembus 800.000 unit dibandingkan tahun lalu, 754.390 unit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau