Hari valentine

Gay dan Waria Tawarkan Cukur Gratis

Kompas.com - 14/02/2011, 18:00 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Ternyata tidak hanya para anak baru gede (ABG) saja yang antusias merayakan hari kasih sayang atau yang sering disebut Hari Valentine, Senin (14/2/2011) ini. Di Denpasar Bali, sedikitnya 15 gay dan waria yang tergabung dalam komunitas Gaya Dewata memberi kado Valentine berupa cukur rambut gratis kepada masyarakat umum.

Sejak pukul 09.00 WITA pagi, 15 gay dan waria yang merupakan capster atau tukang potong rambut profesional ini telah menyiapkan peralatan seperti gunting, sisir, minyak rambut, dan sejumlah perlengkapan lainnya. Mereka menyiapkan tempat khusus kepada warga yang ingin memotong rambutnya di aula Museum Bali, tepatnya timur Lapangan Puputan Badung, Denpasar.

Melalui informasi dari mulut ke mulut, warga pun mulai berdatangan ke Museum Bali untuk memotong atau sekedar merapikan mahkota mereka. Kesempatan langka ini tak ingin mereka lewatkan karena jika datang ke salon milik Gay atau Waria ini, mereka harus merogoh kocek hingga ratusan ribu rupiah.

"Di sini mereka semua profesional, mereka memiliki salon sendiri dan merupakan salon kelas atas di Bali," ujar Ketua Yayasan Gaya Dewata, Christian Supriyadinata saat ditemui di sela-sela cukur rambut gratis ini. Jadi tak heran, puluhan warga mulai anak-anak hingga orang dewasa rela mengantri untuk mendapat sentuhan tangan para capster profesional ini.

Cukur gratis di Hari Valentine ini sekaligus untuk mendekatkan komunitas Gaya Dewata dengan masyarakat dan mereka juga berharap masyarakat tidak selalu memandang negatif kaum gay dan waria. "Selama ini banyak temen-temen waria sering didiskriminasikan, dibilang bencong, di masyarakat dipandang negatif. Tapi itu tidak semua, kita juga sering melakukan kegiatan positif," jelas Christian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau