PEKANBARU, KOMPAS.com - Pesawat Lion Air tergelincir lagi di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Senin (14/2/2011) malam.
Insiden yang menimpa pesawat nomor penerbangan 0392dari Jakarta itu terjadi sekitar pukul 21.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan pesawat yang dipiloti Hambauran Andriansyah tersebut.
Dugaan sementara, insiden tergelincirnya Lion Air akibat cuaca buruk. Hujan deras disertai angin kencang melanda Pekanbaru pada saat insiden terjadi.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak maskapai. Otoritas Bandara Pekanbaru juga terkesan enggan untuk memberi informasi pada jurnalis. Sedangkan ratusan penumpang terlihat terpukul akibat insiden tersebut.
"Penumpang sangat shock karena tiba-tiba pesawat agak miring waktu mendarat," kata seorang penumpang, Susi. Menurut dia, badan pesawat tergelincir ke kiri di ujung landasan pacu.
Ia mengatakan, pihak maskapai telah memberi informasi kepada penumpang bahwa kondisi cuaca sangat buruk. Semula, pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta, Tenggerang, itu juga sempat ditunda sekitar satu jam.
"Pesawat juga sempat berputar-putar lama sebelum mendarat," ujarnya. Menurut informasi, ada seorang penumpang wanita yang pingsan akibat insiden tersebut. Namun, otoritas bandara tak mau memberikan komentar.
"Sebentar, saya belum bisa memberikan keterangan," kata Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, Ibnu Hasan, ketika dihubungi wartawan.
Hingga pukul 23.15 WIB, pesawat Lion Air belum dipindahkan dari lokasi tempat tergelincir di landas pacu bandara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang