JAKARTA, KOMPAS.com — Maskapai AirAsia semakin menguatkan konektivitasnya dengan menghubungkan rute yang telah ada sebelumnya ke Malaysia Timur, dengan menawarkan kursi gratis dari Kuala Lumpur ke Kuching, dan kursi hemat mulai dari 18 ringgit untuk terbang ke destinasi-destinasi lainnya di Malaysia Timur.
AirAsia memiliki 101 penerbangan tiap minggu ke Malaysia Timur, seperti Kuching ke Sibu, Miri, dan Bintulu dengan 35 penerbangan setiap minggunya, dan dari Kota Kinabalu ke Kuching, Miri, Sandakan, dan Tawau dengan 66 penerbangan setiap minggunya.
Selain memberi kursi gratis dan kursi ekstra hemat, AirAsia juga menambah frekuensi penerbangan tiap minggunya ke Malaysia Timur. AirAsia menghubungkan Kuala Lumpur, Singapura, Johor Bahru, dan Penang dengan 319 penerbangan tiap minggunya dengan sekitar 56,000 kursi.
"AirAsia telah menerbangkan lebih dari 32 juta penumpang ke Malaysia bagian Timur, dan 95 persen dari total penumpang tersebut adalah dari Malaysia Barat dan dari internal Malaysia bagian Timur sendiri. Sisanya adalah penumpang dari destinasi-destinasi internasional, seperti Manila, Hongkong, Taipei, dan Shenzhen yang masing-masing memiliki 7 kali penerbangan ke Malaysia Timur," kata Chief Executive Officer Indonesia AirAsia, Dharmadi, Selasa (15/2/2011) di Jakarta.
Langkah AirAsia meningkatkan frekuensi menuju ke Malaysia Timur ini akan mendorong pariwisata serta meningkatkan kemudahan bagi kalangan pebisnis baik dari Malaysia bagian Barat dan Timur itu sendiri.
Hal ini juga berarti berita baik bagi siapa pun yang berencana untuk mengunjungi sanak saudara dan orang-orang terdekat, ataupun bagi pelajar yang hendak menikmati liburan antarsemester bersama keluarga. Dengan peningkatan frekuensi ini, kedua hub AirAsia di Malaysia, Kuching dan Kota Kinabaluakan tumbuh semakin besar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang