Kasus bank century

Kado Ultah, Alanda Ingin Keadilan

Kompas.com - 16/02/2011, 19:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Alanda Kariza (19) tak mengharapkan kado yang macam-macam pada ulang tahunnya yang ke-20 pekan depan. Alanda hanya ingin keadilan benar-benar ditegakkan di setiap proses hukum di Indonesia, termasuk untuk ibunya, Arga Tirta Kirana, yang kini berstatus terdakwa kasus Bank Century.

Alanda ingin ibunya benar-benar bebas dari tuntutan 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. "Iya, minggu depan mau ulang tahun. Harapannya, ibu bisa bebas dari segala hal soal Century. Tapi enggak hanya itu. Juga untuk semua orang yang tidak memperoleh keadilan di Indonesia," kata Alanda, seusai mendampingi ibunya memenuhi undangan Panitia Pengawas Kasus Century DPR, Rabu (16/2/2011).

Alanda yang akan berulang tahun pada tanggal 23 Februari ini berharap proses hukum benar-benar dilepaskan dan dipisahkan dari kekuasaan uang dan juga politisasi. Dengan demikian, keadilan bisa ditegakkan untuk semua warga.

Arga juga sempat menyinggung ulang tahun putri sulungnya ini ketika pimpinan rapat Panwas Priyo Budi Santoso menanyakan kehadiran Alanda. Putri Arga itu yang meraih perhatian publik setelah menuliskan nasib sang ibu, yang dinilai tidak berbuat apa-apa dalam pemberian kredit macet di Bank Century, tetapi dituntut dengan hukuman yang sangat berat.

"Ini anak saya. Minggu depan dia mau berulang tahun ke-20. Dia juga mengharapkan kado yang indah, kebebasan ibunya," kata Arga kepada Priyo.

Alanda mencurahkan isi hatinya di blog pribadinya di http://alandakariza.com/ pada tanggal 8 Februari lalu terkait kasus Century yang membelit ibunya. Curahan hati Alanda ini pun ramai-ramai diperbincangkan di situs microblogging Twitter. Berawal dari simpati dunia maya yang mengalir, media pun turut ramai memperbincangkannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau