7 Mayat Kapal Terbakar Dikubur Massal

Kompas.com - 16/02/2011, 22:32 WIB

CILEGON, KOMPAS.com - Tujuh mayat korban Kapal Terbakar Laut Teduh II yang saat ini berada di RS Krakatau Medika, Cilegon akan dikubur massal karena hingga kini belum ada keluarganya.

"Kalau memang sudah tidak ada lagi dari pihak keluarga yang mengaku kehilangan keluarga , maka kami atas perintah dari pihak kepolisian akan melakukan kubur masal," kata Kepala DVI, Provinsi Banten, AKBP dr Agung Widjayanto, Rabu (16/2/2011).

Keputusan kubur masal itu akan dilakukan, jika sudah ada instruksi dari penyidik. "Kami hanya menunggu dari penyidik, kalau dari penyidik meminta agar dilakukan penghentian proses penyelidikan, maka pihak rumah sakit akan melakukan kubur masal, mayat yang terisa yang saat ini masih berada di ruang jenazah RSKM," katanya.

Kepala Seksi Patroli, Pengawasan dan SAR Ditpolair Polda Banten Kompol Noman T Nurpati menjelaskan, saat ini belum ada perintah dari atasan mengenai penghentian proses identifikasi mayat yang saat ini masih tersisa.

"Saya belum dapat perintah dari Pak Direktur Polair Polda Banten, apakah sisa mayat itu akan dilakukan kubur masal atau tidak," katanya.

Namun, perintah yang sudah dikeluarkan oleh Dirpolair Polda Banten, adalah melakukan pengawasan dan pengamanan KMP Laut Teduh II yang terbakar pada (28/1/2011) dan kandas di belakang Hotel Mandalika, Anyer.

"Kami hanya diperintahkan untuk mengawasi dan mengamankan kapal terbakarnya saja, karena proses penyelidikan masih berlangsung," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau