NYON, KOMPAS.com - Gelandang AC Milan, Gennaro Gattuso, terancam mendapat hukuman berat setelah Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) berencana melakukan penyelidikan terhadap tindakannya menanduk asisten pelatih Tottenham Hotspur, Joe Jordon, saat kedua tim bertemu di perdelapan final Liga Champions, Selasa (15/2.2011).
Gelandang asal Italia itu dua kali menyerang Jordan. Pertama, Gattuso terlihat mencekik leher Jordan saat pertandingan berjalan. Gatusso kemudian kembali menyerang Jordan setelah pertandingan. Dengan bertelanjang dada, Gattuso menanduk Jordan sebelum akhirnya dilerai oleh rekan-rekannya.
Gattuso sebetulnya telah meminta maaf atas tindakannya. "Aku minta maaf soal tandukan tersebut. Aku bertanggung jawab penuh. Aku seharusnya tidak perlu melakukan itu. Aku berbicara dengan dia selama pertandingan tetapi aku tidak ingin menyebutkan apa yang dikatakannya. Aku tidak memiliki masalah dengan pemain 'Spurs'. Hanya Joe Jordan, aku berbicara dengan dia dengan bahasa Skotlandia," tukas Gattuso.
Permintaan maaf Gattuso tersebut belum cukup. Pasalnya, Komisi Disiplin UEFA serius mengusut kasus ini. Komisi itu akan mencari fakta dan bukti, kemudian tinggal merumuskan hukuman yang pantas buat Gattuso.
Gatusso sendiri dipastikan absen pada leg kedua di White Hart Lane pada 9 Maret mendatang akibat akumulasi kartu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang