DTKJ: Busway Butuh Tambah Armada

Kompas.com - 17/02/2011, 18:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menilai hingga kini busway masih banyak memiliki kekurangan. Salah satunya, adalah kurangnya armada bus Transjakarta.

"Busway perlu untuk menambah armadanya. BLU Transjakarta juga diminta untuk memperbaiki fasilitas busway, seperti halte, atau bus Transjakarta," ungkap Ketua DTKJ, Azas Tigor Nainggolan, Kamis (17/2/2011), saat dihubungi wartawan.

Dengan peningkatan pelayanan melalui hal-hal tersebut, maka pelayanan bisa akan terus ditingkatkan yang bisa pula mampu menggenjot jumlah penumpang lebih banyak lagi.

"Masyarakat juga jangan hanya melihat kekurangannya saja. Masyarakat harus terus mendorong bus Transjakarta agar meningkatkan pelayanannya," ucap Azas.

Azas melihat saat ini sudah banyak masyarakat yang meninggalkan kendaraan pribadi. "Kalau pelayanannya sudah semakin baik, maka pengendara pribadi akan semain sedikit. Masyarakat akan semakin bergantung dengan transportasi massal," katanya.

Adapun, hingga kini menurut data BLU Transjakarta tercatat untuk koridor IX dan X sudah mampu mencapai target dengan 50.000 penumpang per harinya. Namun, meski demikian penumpukan penumpang masih kerap terjadi pada jam-jam sibuk seperti yang terjadi pada shelter Harmoni dan Dukuh Atas setiap sorenya.

Untuk itu, pemprov mengatakan akan segera menambah armada bus Transjakarta sebanyak 44 bus gandeng dengan anggaran mencapai Rp 180 miliar. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, menyatakan bahwa seluruh armada tersebut akan siap beroperasi di akhir tahun 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau