Pangdam-Kapolda Makan Bareng Pengemis

Kompas.com - 17/02/2011, 21:31 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Moeldoko dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suparni Parto makan bersama dengan tukang becak dan pengemis di bekas Kantor Bupati Tasikmalaya, Kamis (17/2/2011).

Dua pimpinan aparat wilayah Jawa Barat tersebut makan bersama setelah membuka kegiatan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) yang diikuti santri dari berbagai pesantren di Kota Tasikmalaya.

Puluhan tukang becak, pengemis yang biasa berada disekitar jalanan bekas kantor Bupati Tasikmalaya itu tampak bersemangat bisa makan bersama diatas hamparan tikar anyaman bambu.

"Sengaja kami gelar acara seperti ini biar tercipta suasana kekeluargaan antara Pangdam dan Kapolda dengan para penarik becak, pengemis," kata Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Bahram disela-sela acara makan bersama.

Melakukan kegiatan tersebut kata Bahram biasa digelar Kodim 0612 Tasikmalaya dalam waktu tertentu dengan harapan dapat terwujud suatu keharmonisan seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu Pangdam III Siliwangi, Moeldoko mengaku kagum diselenggarakannya makan bersama diatas satu tikar dengan masyarakat Kota Tasikmalaya yang biasa menjalani berkerja di jalanan.

"Saya sendiri kaget melihat suasana seperti ini, ini sangat luar biasa," katanya.

Ia berharap suasana kebersamaan itu dapat terus terjaga dalam menciptakan keharmonisan masyarakat dan dapat diwujudkan daerah lain selain Tasikmalaya.

"Saya harap suasana seperti ini harus dijaga semoga saya bisa melakukan di daerah lain, ini ide yang bagus," katanya.

Sementara itu Kapolda Jawa Barat, Parto mengaku mendapatkan kesan yang menarik bisa makan siang dengan konsep lesehan bersama berbagai kalangan masyarakat di Tasikmalaya.

"Mereka sama dengan kita, kita harus merangkul dan mendorong mereka memberi semangat hidup," kata Parto menambahkan kegiatan makan bersama itu unik dan menarik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau