Komitmen 1 Miliar Dollar Chaerul Tanjung

Kompas.com - 18/02/2011, 16:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemimpin dan pendiri Para Groups, Chairul Tanjung disebut-sebut sudah memberikan komitmen kepada pemerintah untuk menanamkan modal tambahan di Indonesia sebesar satu miliar dollar AS atau sekitar Rp 8,8 triliun. Pemerintah mencatatnya sebagai bagian dari optimisme investasi yang akan dialirkan kalangan pebisnis domestik tahun 2011.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Jumat (18/2/2011), namun tidak menyebutkan sektor apa yang diminati Para Groups.

Menurut Hatta, pemerintah berharap investasi baru yang akan datang dari pihak swasta Korea Selatan akan melebihi 20 miliar dollar AS, lebih tinggi dibanding harapan pemerintah sebelumnya, yakni 15 miliar dollar AS. Itu diharapkan akan bertambah dengan kucuran belanja modal BUMN dalam negeri yang diharapkan mencapai 40 miliar dollar AS.

"Saya berharap, dari swasta dalam negeri tidak kurang dari 40 miliar dollar AS. Sementara ini saya belum bertemu langsung, namun saya sudah ancar-ancar, untuk mendapatkan dua miliar dollar AS tidak akan sulit, karena dari Pak Chairul Tanjung satu miliar dollar AS," ujarnya.

Sebelumnya, Hatta menegaskan akan memberi insentif yang lebih banyak bagi investor asing yang bersedia menanamkan modalnya di Indonesia bagian timur. Semakin ke barat, insentif akan semakin sedikit karena di wilayah itu sudah tersedia infrastruktur yang lebih lengkap dibandingkan kawasan timur Indonesia.

Hatta berkunjung ke Korea Selatan sebagai utusan k husus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyampaikan surat resmi pemerintah Indonesia kepada Presiden Korea Selatan Lee Myun Bak. Menurut Hatta, investasi yang akan masuk dari Korea Selatan diarahkan untuk ditanamkan di Sumatera atau Kalimantan. Ini selaras dengan prinsip dasar pengembangan enam Koridor Ekonomi Indonesia.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau