abidjan, jumat
Dengan demikian, sudah ada sembilan bank yang menutup operasinya di Pantai Gading.
Juru bicara Gbagbo, Ahoua Don Mello, saat tampil di televisi nasional, Kamis (17/2), menjelaskan, bank-bank itu tidak memberi tahu rencana penutupan. Undang-undang mengharuskan perbankan melaporkan rencana penghentian operasional tiga bulan sebelumnya.
Don Mello menjelaskan, pemerintahan Gbagbo telah mengambil alih Standard Chartered Bank (Inggris), BNP Paribas (Perancis), Societe Generale (Perancis), serta Citibank (AS). Mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) Pantai Gading menabung di keempat bank internasional tersebut.
Pemerintahan Gbagbo akan mengoperasikan setelah menasionalisasi empat bank itu demi kelancaran pembayaran gaji PNS bulan Februari.
Don Mello tidak merinci bagaimana cara Gbagbo membuka akses ke perbankan tersebut. Societe Generale dan BNP Paribas, Jumat, menolak berkomentar.
Gbagbo mengambil alih empat bank itu setelah lembaga ke-
Sanksi itu juga merupakan bagian dari rangkaian saksi internasional atas Gbagbo yang membangkang dan tidak mau menyerahkan jabatan kepada Alassane Ouattara, presiden terpilih Pantai Gading dalam pemilu 28 November.
Sebanyak 15 negara yang tergabung dalam Economic Community of West African States (ECOWAS) pada Desember lalu mengakui Ouattara sebagai presiden sah.
Menurut Don Mello, kegiatan Societe Generale dan BNP Paribas akan segera dibuka pada Senin pekan depan atas prakarsa pemerintah.
Pada Januari lalu ECOWAS memecat Gubernur Bank Regional Afrika Barat Philippe Henri Dacoury Tabley asal Pantai Gading. Tabley adalah sahabat karib Gbagbo.
Bulan lalu pemerintahan Gbagbo tidak bisa mencairkan deposit untuk membayar gaji pegawai dan itu membuat keresahan baru di Pantai Gading. Para diplomat dan analis menilai, sekali saja gaji PNS ditahan, mereka tidak akan percaya kepada Gbagbo.