Rusia

Peluru Tewaskan Tiga Turis

Kompas.com - 19/02/2011, 16:03 WIB
MALCHIK, KOMPAS.com — Penyerang tak dikenal, Jumat (18/2/2011), melepas tembakan ke arah sebuah van pembawa para wisatawan dari Moskwa di Republik Kabardino-Balkaria, Kaukasus Utara, Rusia. Menurut juru bicara kepolian, Sabtu (19/2/2011), insiden itu menewaskan tiga orang. Juru bicara itu mengatakan, dua orang terluka, dan menambahkan bahwa orang-orang yang tewas berumur sekitar 27 sampai 38 tahun. Suatu penyelidikan kini sedang dilakukan, demikian penjelasan juru bicara tersebut.     Serangan teroris dan baku-tembak dengan polisi sering terjadi di republik Kaukasus Utara, Rusia,  yang bergolak itu. Beberapa hari sebelumnya, seorang perempuan Rusia yang diburu polisi karena merencanakan serangan besar di Moskwa meledakkan dirinya dalam serangan bom bunuh diri di Kaukasus Utara, kata beberapa pejabat, Selasa lalu. Tiga orang tewas dan 27 lain cedera dalam dua serangan bom di luar kantor polisi pada Senin malam di desa pegunungan Gubden di Dagestan yang dilanda kekerasan.      Penyelidik, Selasa, mengidentifikasi penyerang pertama sebagai Marina Khorosheva, seorang wanita yang berulang kali dikaitkan dengan rencana gagal untuk serangan bunuh diri besar-besaran oleh kelompok gerilya Muslim di Moskwa pada 31 Desember. "Menurut informasi awal, penelitian terhadap potongan tubuh menunjukkan bahwa salah satu pembom teroris diidentifikasi sebagai Marina Khorosheva," kata komite penyelidik dalam sebuah pernyataan.      Rencana pengeboman 31 Desember gagal ketika peyerang tanpa sengaja meledakkan bomnya di wisma tamunya di Moskwa. Namun, insiden itu disusul dengan pengeboman bunuh diri pada 24 Januari di Bandara Domodedovo yang menewaskan 36 orang.      Khorosheva dan suaminya, Vitaly Razdobudko, yang juga diburu oleh polisi, menarik perhatian besar pers. Pasalnya, mereka adalah warga Kristen Ortodoks Rusia yang beralih ke agama Islam dan menjadi bagian dari kelompok militan bawah tanah.
 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau