Andra and the Backbone Dampingi Para Perupa di Cirebon

Kompas.com - 20/02/2011, 11:10 WIB

CIREBON, KOMPAS.com -- Baru pertama manggung di Cirebon, Jawa Barat, Andra and the Backbone (ABB) harus tampil dalam konser dengan konsep yang mengharuskan mereka tidak menyajikan lagu-lagu saja, tapi sekaligus mendampingi  proses berkarya sejumlah perupa yang menerjemahkan lagu-lagu ABB ke dalam karya seni rupa.      

Nusa Konser, nama konser yang diturkan di Jawa Barat itu, diklaim oleh ABB sebagai konser pertama mereka di Cirebon. Masih "buta" mengenai selera dan apresiasi pendengar musik di kota tersebut, termasuk para penggemar mereka alias Backboners, sebelum manggung pada Sabtu (19/2/2011) malam Andra Ramadhan (gitar), Stevie Item (gitar), dan Dedy Lisan (vokal)  mengungkapkan rasa penasaran mereka.

Mereka melihat, bukan mereka yang akan memberi kejutan kepada para penonton, melainkan mereka yang akan mendapat kejutan dari para penonton. "Justru ini surprise buat kami, karena dari album pertama sampai ketiga kami baru pertama kali ke sini," kata Andra. "Kepenginnya seperti di kota-kota lain, kami diapresiasi dengan baik," timpal Dedy.

Untuk itu, ABB, yang menyajikan belasan lagu dalam konser tersebut, berlatih intensif dalam satu jadwal latihan saja. Apalagi, konsep konser itu berbeda dengan konser-konser mereka sebelumnya. "Kami sudah latihan, karena ini konser yang pertama kali buat kami dengan konsep yang menggabungkan seni lukis dengan musik, yang ada performing art-nya," jelas Andra.

Di pentas, ABB harus menyesuaikan durasi lagu-lagu yang mereka mainkan dengan durasi proses berkarya para perupa lulusan Fakultas Seni Rupa dan Design ITB yang menerjemahkan lagu-lagu mereka ke dalam karya seni rupa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau