Kasus suap

Massa PDI-P Berunjuk Rasa di KPK

Kompas.com - 21/02/2011, 10:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Massa pendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), mendatangi gedung KPK di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2011) pukul 09.30 WIB. Mereka  berasal dari Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Nasional (DPN Repdem).

Mereka memegang spanduk berwarna merah. Salah satunya bertuliskan "KPK Jangan Tebang Pilih". Massa diperkirakan mencapai kurang lebih 100 orang. Kemacetan sempat terjadi di sekitar gedung KPK.

"KPK mengerdilkan kewenangan yang dimilikinya dan terjebak dalam rutinitas pencitraan serta mengabaikan tugas besar pemberantasan korupsi," seru koordinator unjuk rasa di depan Gedung KPK, Senin.

Mereka datang untuk mendukung para politisi PDI-P, di antaranya Sekjen PDI-P Tjahjo Kumolo dan Ketua DPP PDI-P Trimedya Panjaitan. Tjahjo dan Trimedya saat ini sedang menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi meringankan untuk dua tersangka kasus traveller cheques Miranda S Goeltom, Max Moein dan Poltak Sitorus. Keduanya menggantikan  Megawati yang dijadwalkan KPK sebelumnya.

Untuk menjaga keamanan jalannya unjuk rasa, pihak kepolisian sudah menyiapkan kurang lebih 400 pasukan yang sudah berjaga-jaga di depan kantor KPK sejak pukul 09.00 WIB. Sejumlah polisi lalu lintas juga tampak sibuk mengatur arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Jalan Rasuna Said.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau