Olimpiade sains

Ditemukan Jago-jago Sains di Daerah

Kompas.com - 21/02/2011, 10:55 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Sebanyak 82.000 anak-anak sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah dari seluruh Indonesia ikut serta dalam penyelenggaraan Olimpiade Sains Kuark (OSK) yang kelima. Pembukaan babak penyisihan OSK 2011 dipusatkan di Sekolah Islam Athirah, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/2/2011).

Hadir pada acara itu mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro, fisikawan Yohanes Surya, serta staf ahli Gubernur Sulsel Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Arifin Daud. Pada babak penyisihan, siswa mengerjakan soal sains sebanyak 50 soal yang terdiri atas Fisika, Biologi, dan Matematika.

Sanny Djohan, Ketua Panitia Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2011 sekaligus pimpinan majalah Komik Sains Kuark, mengatakan, peserta OSK terus bertambah tiap tahunnya. Tahun lalu, peserta mencapai 73.000 orang dari 32 provinsi. Pembukaannya di Samarinda, Kalimantan Timur.

Sanny menambahkan, pembukaan OSK dilaksanakan di daerah-daerah untuk membawa spirit kecintaan sains pada anak- anak. Selain itu, guru-guru di daerah mendapat kesempatan untuk dilatih mengembangkan cara-cara pembelajaran sains yang menyenangkan.

Sementara itu, Yohanes Surya mengatakan, promosi sains pada anak-anak harus ditingkatkan. Di negara lain, olimpiade sains bisa diikuti 500.000 hingga lebih dari 1 juta siswa.

"Indonesia punya sekitar 26 juta siswa SD/MI. Kesempatan anak-anak ini untuk ikut olimpiade sains harus dibuka lebar," ujarnya.

Wardiman menambahkan, Indonesia harus mengejar apa yang dimiliki bangsa maju, salah satunya penguasaan sains untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. (ELN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau