Hipertensi dan Kolesterol Tinggi Picu Pikun

Kompas.com - 23/02/2011, 07:18 WIB

Kompas.com - Studi teranyar menemukan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi bukan cuma bisa menyebabkan penyakit jantung tapi juga kepikunan dan gangguan kognitif lainnya.

Hasil riset yang akan dipresentasikan dalam American Academy of Neurology bulan April 2011 itu melibatkan 3.486 pria dan 1.314 wanita berusia rata-rata 55 tahun.

"Kami menemukan risiko penyakit kardiovaskular di usia pertengahan berkaitan erat dengan menurunnya fungsi kognitif," kata Sara Kaffashian, peneliti dari Paris.

Dalam risetnya ia memberikan tes kognitif pada seluruh responden selama 10 tahun periode studi. Tes yang dilakukan meliputi kemampuan daya ingat, kemahiran mengeja serta kosa kata berbahasa. Lalu tiap individu dinilai dengan skor risiko Framinghman.

Skor Framinghman merupakan riset yang dilakukan pemerintah untuk memprediksi risiko kardiovaskular seseorang dalam 10 tahun berdasarkan usia, jenis kelamin, kolesterol, total kolesterol, tekanan darah dan kebiasan merokok atau penyakit diabetes.

Skor kemampuan kognitif yang rendah ternyata akan meningkatkan risiko penyakit jantung 10 kali lebih tinggi dan penurunan fungsi kognitif pada pria dan wanita.

"Hasil penelitian ini penting dilihat dari sisi pencegahan karena orang yang berusia pertengahan masih bisa meningkatkan kesehatan kardiovaskular mereka untuk mencegah penyakit demensia di usia lanjut," kata Kaffashian.

Upaya pencegahan dilakukan dengan modifikasi perilaku, yakni berhenti merokok, berolahraga teratur dan menjaga pola makan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau