Gubernur dki

Foke: Yang Pilih itu Warga, Bukan Partai

Kompas.com - 23/02/2011, 11:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat DKI Jakarta memutuskan menjagokan Ketua DPD PD Nachrowi Ramli sebagai gubernur Ibu Kota 2012-2017. Ketika dikonfirmasi, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, yang juga anggota Dewan Pembina PD menegaskan, yang memilih gubernur itu warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih, bukan partai.

"Saya juga belum pikir ke sana mas. Tugas saya adalah menjadi gubernur. Dan, saya akan coba melaksanakan tugas saya dengan sebaik-baiknya," kata Fauzi Bowo yang akrab dipanggil Foke kepada para wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/2/2011) sore kemarin.

Seperti diwartakan, pemilihan Nachrowi juga disebut-sebut sudah melalui mekanisme internal maupun eksternal. "Tentang pencalonan Partai Demokrat DPD DKI kepada Nachrowi, dari kepengurusan kami sudah diputuskan melalui musda dan akan dikuatkan dalam raker," kata Sekretaris DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Irfan Gani, Senin (21/2/2011), dalam diskusi "Jakarta 2012, Pilih yang Ahli atau Berani?" di Jakarta Media Center, Jakarta.

Pemilihan Nachrowi pun tidak main-main karena Demokrat menilai sosok Nachrowi memiliki tingkat kepopuleran dan elektabilitas yang tinggi. "Dia punya dua aspek itu," ujar Irfan. Selain itu, lanjutnya, hasil survei lembaga independen pun menguatkan kesimpulan Partai Demokrat tersebut. "Selain penilaian internal kami, lembaga independen juga melakukan hasil survei dan hasilnya sama," ungkap Irfan.

Pencalonan tersebut diakui Irfan sudah didukung penuh oleh pengurus Partai Demokrat di tiap tingkat mulai dari DPP, DPD, dan DPC. "Semuanya mendukung penuh Nachrowi Ramli jadi Gubernur DKI tahun 2012," katanya.

Dengan pemilihan Nachrowi ini, peluang pencalonan kembali Foke semakin kecil. Semakin kecilnya peluang Foke ini pun makin nyata ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat menyatakan bahwa komitmen pembangunan di DKI Jakarta bagaikan pepesan kosong yang hanya mengumbar banyak rencana namun minim akan realisasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau