Pakai Ponsel 50 Menit Pengaruhi Otak

Kompas.com - 23/02/2011, 16:13 WIB

KOMPAS.com - Radiasi yang terpancar selama 50 menit dari telepon selular dapat memengaruhi aktivitas sel-sel otak sekitar tujuh persen, demikian hasil sebuah studi terbaru mengenai dampak penggunaan ponsel.

Menurut para peneliti dari National Institutes of Health Amerika Serikat, dampak dari peningkatan aktivitas otak tersebut belum sepenuhnya dapat diketahui, sehingga perlu dilakukan studi lebih lanjut.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal of American Medical Association  tersebut adalah yang pertamakali melihat secara spesifik begaimana pengaruh radiasi elektromagnetik dari ponsel terhadap metabolisme glukosa, salah satu fungsi normal dalam otak.

"Ketika metabolisme meningkat, hal itu akan mengaktivasi sel-sel.  Temuan ini merupakan indikasi bahwa paparan terhadap telepon selular dapat mengaktivasi otak lebih mudah dibanding yang kita pikir sebelumnya," ungkap Dr. Nora Volkow, pakar ilmu saraf dari National Institutes of Health.

Aktivitas otak berarti bahwa sel-sel menggunakan glukosa untuk menghasilkan energi. Otak secara normal menghasilkan jumlah glukosa yang dibutuhkan supaya berfungsi dengan benar. Tetapi temuan ini  tidak menyatakan kepada kita apakah dengan mengaktivasi sel-sel secara artifisial, dalam kasus ini adalah radiasi ponsel, akan memberi dampak negatif bagi kesehatan.  Oleh sebab itulah, Volkow menekankan pentingnya penelitian lebih lanjut akan hal ini.

Dalam risetnya, Volkow dan timnya mengukur aktivitas otak pada  47  orang dewasa sehat yang sedang menggunakan ponsel.  Tingkat paparan radiasi diukur dengan menggunakan alat pemindai yang disebut positron emission tomography (PET). Responden diukur paparan radiasinya saat berbicara menggunakan ponsel di dekat kepala. Tingkat radiasi juga tetap diukur ketika ponsel didekatkan dengan kepala dalam keadaan off.

Dibandingkan dengan orang yang menggunakan ponsel dalam keadaan off, kelompok yang menggunaka ponsel dalam posisi menyala menunjukkan aktivitas otak yang lebih tinggi, terutama pada bagian otak yang paling dekat dengan antena ponsel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau