Gairah Pasar Ritel Disumbang Pusat Perbelanjaan Baru

Kompas.com - 23/02/2011, 17:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Munculnya pusat-pusat perbelanjaan baru yang akan rampung pada 2011 akan menyumbang geliat pasar ritel di Jakarta. Meski diprediksi pasokan ritel akan melambat di bawah 10 persen untuk dua tahun mendatang, aktivitas sewa ruang ritel diperkirakan tetap bergairah.

Dari riset data yang dilakukan oleh konsultan Cushman and Wakefield, pusat perbelanjaan baru yang akan selesai pada tahun 2011 adalah Kuningan City berlokasi di Jalan dokter Satrio dengan luas 55.000 meter persegi, Kemang Vilage berlokasi di Jakarta Selatan dengan luas 55.000 meter persegi, Grand Paragon berlokasi di Jakarta Barat dengan luas 40.000 meter persegi, Kalibata City di Jakarta Selatan dengan luas 30.000 meter persegi dan Ancol Beach City di Jakarta Utara dengan luas 18.300 meter persegi.

Pada akhir tahun 2010 pasokan kumulatif pusat perbelanjaan sebesar 3,5 juta meter persegi, dengan pasokan ruang ritel dari pusat perbelanjaan sewa 2,4 Juta meter persegi dan pusat perbelanjaan strata title 1,1 juta meter persegi.

Hingga akhir tahun 2011 diperkirakan akan terdapat penambahan  214.300 meter persegi ruang ritel baru di Jakarta. Dimana seluruh pasokan baru ini adalah ruang ritel sewa (97,3 persen), dan 2,7 persen sisanya ruang ritel strata title.

"Apabila seluruh rencana pusat perbelanjaan ini diselesaikan tepat waktu, maka akan terdapat 3,7 juta meter persegi pasokan ruang ritel di Jakarta pada akhir tahun 2011," kata David Cheadle, Managing Director Cushman and Wakefield Indonesia di Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Menurut Arif Rahardjo, Head of Research and Advisory PT. Cushman and Wakefield Indonesia, pada tahun lalu banyak penyewa ritel ragu untuk masuk karena persediaan pasokan yang terbatas.

Namun, kata Arif, hal tersebut tidak akan terjadi pada 2011. Sebab, pasokan ruang ritel  diperkirakan bertambah di tahun ini Penyewa pun akan kembali datang untuk meramaikan ritel di Indonesia.

Sedangkan menurut Senior Manager Cushman and Wakefield Indonesia, Soany Gunawan, untuk tahun ini, beberapa penyewa ruang ritel dari asing telah berkomitmen masuk pasar Indonesia. Siapa saja penyewanya, Soany belum bisa berkomentar banyak. "Selain pembukaan toko-toko baru oleh para pemain lama, penyewa untuk food and beverage dan fashion akan tetap mendominasi transaksi sewa," katanya.  (Natalia Ririh)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau