PALU, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Budi Katiandago bersama rombongan meninjau lokasi semburan lumpur panas berbau belerang di perbatasan Desa Malala, Tinabogang, dan Malulu, Kecamatan Dondo, Rabu (23/2/2011).
"Sekarang mereka sedang dalam perjalanan menuju lokasi," kata Uyo, salah seorang tokoh masyarakat Malala yang mengikuti perjalanan rombongan Dinas Pertambangan ke lokasi semburan.
Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 30 menit karena harus ditempuh dengan jalan kaki melintasi sawah dan kebun rakyat.
Kunjungan Dinas Pertambangan ini adalah kunjungan pertama dari intansi terkait sejak warga menemukan semburan lumpur panas di daerah itu beberapa hari lalu.
Menurut Uyo, warga di sana mendapat kabar Dinas Kesehatan juga akan mengunjungi lokasi tersebut guna memastikan unsur-unsur zat yang terdapat dalam lumpur tersebut.
Uyo mengatakan, masyarakat khawatir semburan lumpur itu mengandung racun sehingga bisa membahayakan kesehatan masyarakat.
Hingga Rabu ini masyarakat sekitarnya masih terus mendatangi pusat semburan guna menyaksikan langsung dari dekat semburan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang