PEKANBARU, KOMPAS.com - Menjelang sambungan baru jaringan listrik yang akan dilakukan PLN Cabang Pekanbaru, para calo terlihat marak berkeliaran di sejumlah perumahan daerah itu.
Warga perumahan Tanjung Mas, Asri, 35, Kamis (24/2/2011) mengatakan, para calo tersebut mencari korban dan menyatakan menjamin aliran listrik akan masuk pada Maret 2011.
"Ada yang datang dan mengatakan bisa memasukkan aliran listrik. Calo tersebut minta uang hingga Rp 3,5 juta, lebih besar jika kita urus sendiri ke PLN," ujarnya.
Padahal, jika mengurus sendiri ke PLN biaya yang dikeluarkan hanya Rp 700 ribu. Ia mengatakan, calo tersebut juga mengetahui siapa saja yang akan mendapat aliran listrik pada Maret 2011.
"Calo tersebut juga mengancam jika tidak melalui dirinya, maka tidak ada jaminan jaringan listrik masuk ke rumah kami," katanya.
Pihaknya juga mengaku resah dengan maraknya calo yang berkeliaran sehubungan dengan rencana perusahaan energi listrik itu memasang jaringan di daerah tersebut.
Manajer Cabang PLN Pekanbaru, Ilham Santoso, mengakui memang saat ini banyak calo berkeliaran di sejumlah perumahan terkait rencana tersebut. "Kita mengimbau masyarakat jangan percaya dengan namanya calo. Lebih baik urus sendiri ke kantor rayon PLN," kata dia.
Ia menyebutkan untuk pemasangan baru hanya membayar Biaya Pemasangan dan Uang Jaminan Langganan. Di mana untuk biaya pemasangan tergantung daya yang diinginkan. "Misalnya untuk pemasangan 900 KWh, biaya yang dikeluarkan hanya Rp 675 ribu," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang