Moratti Belum Menyerah

Kompas.com - 24/02/2011, 19:43 WIB

MILAN, KOMPAS.com — Kekalahan 0-1 dari Bayern Muenchen tak membuat Presiden Inter Milan Massimo Moratti menyerah. Ia mengaku yakin timnya dapat membalikkan keadaan saat leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Fussball Arena, 15 Maret mendatang.

Gol Mario Gomez di menit ke-90 membungkam puluhan ribu pendukung Inter di San Siro, Kamis (24/2/2011) dini hari WIB. Gol itu berawal dari tembakan Arjen Robben yang diblok Julio Cesar, sebelum akhirnya disambar Gomez.

Alhasil, tugas berat kini menanti Javier Zanetti dan kawan-kawan. Kemenangan menjadi harga mati di kandang Bayern nanti. "Kami tidak beruntung dan laga itu adalah pertandingan yang bagus. Kami bisa menang di Muenchen. Hal itu bisa kami ketahui dengan melihat peluang yang kami ciptakan di sini," papar Moratti.

Moratti menilai kelemahan utama timnya melawan Bayern adalah tumpulnya lini depan. Inter praktis hanya mengandalkan Samuel Eto'o di depan. Adapun tiga penyerang lainnya tak bisa tampil, yakni Goran Pandev, Diego Milito, dan Giampaolo Pazzini.

"Cukup sulit untuk bermain tanpa penyerang tengah. Meski demikian, Leonardo cukup baik menjalankan tugasnya karena tim bermain cantik dengan pergerakan yang bagus di lapangan. Tim ini bisa menuntaskan pekerjaan mereka," tutur Moratti. (SKY/FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau