Stadion Dekat Rumah Sakit Tidak Ideal

Kompas.com - 24/02/2011, 21:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana Pemprov DKI memindahkan lokasi Stadion Lebak Bulus ke kawasan lapangan golf dekat RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, mendapat tanggapan negatif warga. Lokasi yang berdekatan dengan rumah sakit menjadi alasan utama.

"Gimana hiruk-pikuk lalu lintasnya, gimana gaduh superternya, belum lagi kalau ada keributan di luar stadion. Apa nggak terganggu rumah sakitnya," kata Pak Heru (54), salah seorang warga yang bermukim di belakang RS Fatmawati sejak tahun 1975.

Menurutnya, Pemprov DKI perlu mempertimbangkan ketenangan, keamanan, dan kenyamanan RS sebelum membangun stadion sepakbola di lokasi tersebut. "Apalagi anak-anak (suporter sepakbola) kan sulit dikontrol," timpalnya sambil menggambarkan berbagai keonaran yang dilakukan suporter.

Senada dengan Pak Heru, Bang Ali, pemilik lapak di mulut jalan yang mengitari RS Fatmawati, juga mencemaskan kemungkinan terganggunya akses menuju RS Fatmawati. Ia mengingatkan ada tiga gerbang RS Fatmawati pada jalan sempit tersebut, termasuk akses keluar-masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD). Jalur dari dan menuju RS pasti terganggu bila ada pertandingan atau kegiatan besar di stadion.

"Padahal, orang yang mau ke rumah sakit kan butuh cepat," kata Bang Ali. Belum lagi mobil-mobil yang diparkir pada kedua sisi jalan tersebut menyisakan ruas jalan yang hanya bisa dilewati satu kendaraan saja.

Meski demikian, ada juga pandangan lain. Pemprov DKI bisa saja membangun stadion baru di daerah tersebut, namun perlu juga membuka jalur-jalur baru menuju stadion. Menurut salah seorang Ketua RT di Kelurahan Cilandak Barat ini, dengan membuka jalur baru menuju stadion yang terhubung langsung dengan Jalan TB Simatupang maupun Jalan Raya Fatmawati, akses RS tidak akan terganggu. Hanya saja, menurut pria paruh baya yang tidak mau dicantumkan namanya ini, pemerintah perlu memperhitungkan potensi macet di kedua jalur utama tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI menyatakan akan memindahkan lokasi Stadion Lebak Bulus ke sebuah lokasi dekat lapangan golf yang bersisian dengan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Stadion Lebak Bulus sendiri akan dialihfungsikan menjadi depo Mass Rapid Transport (MRT).

Area stadion baru yang menurut Ratiyono, Kepala dinas Olahraga dan Pemuda, Rabu (23/2/2011), berada di dekat lapangan golf (Cilandak Golf Course), hanya dipisahkan jalan aspal selebar 5-6 meter. Jalan ini pula yang saat ini menjadi satu-satunya akses masuk menuju lokasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau