Rencana perdamaian disetujui kreditor

Mandala Optimistis Segera Terbang Lagi

Kompas.com - 25/02/2011, 10:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Persetujuan para kreditor PT Mandala Airlines terhadap Rencana Perdamaian, membuat Presiden Direktur Mandala Diono Nurjadin optimistis maskapainya bisa segera terbang kembali.

"Kami akan bekerja keras dan berusaha sebaik mungkin melakukan negosiasi dengan para investor, agar perusahaan dapat beroperasi kembali dalam waktu dekat,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Seperti diketahui, kemarin, pada pertemuan kreditor kedua yang dihadiri Mandala Airlines, kreditur, dan pengurus yang telah ditunjuk pengadilan, sebagian besar kreditor sepakat untuk mendukung Rencana Perdamaian yang diajukan oleh Mandala.

Menurut Duma Hutapea selaku pengurus pengadilan yang memimpin proses pemungutan suara, secara hukum Mandala membutuhkan dukungan dari sedikitnya 50 persen plus satu kreditor yang telah mendaftarkan klaim dan hadir pada pertemuan kreditor tersebut. Selain itu, secara hukum Rencana Perdamaian baru dinyatakan sah juga jika jumlah suara kreditor yang setuju mewakili paling tidak duapertiga dari total utang kreditor yang hadir.

Pada pertemuan tersebut, terdapat 345 kreditor yang hadir, dan 304 di antaranya menyatakan setuju atas Rencana Perdamaian yang diajukan Mandala. Sementara itu, 37 kreditor lainnya menyatakan tidak setuju, 3 suara abstain, dan 1 suara dinyatakan tidak sah.

Duma menyatakan bahwa jumlah utang dari kreditor yang mendukung Rencana Perdamaian Mandala telah mewakili sebanyak 70,58 persen, atau lebih dari duapertiga dari jumlah utang kreditor yang hadir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau