Inggris

Mari Bikin Miskin Khadafy!

Kompas.com - 25/02/2011, 17:42 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pemerintah Inggris mengatakan akan membekukan seluruh harta milik pemimpin Libya, Moammar Khadafy, di Inggris sebagai satu upaya internasional untuk menekan diktator itu dari kekuasaannya, demikian kabar harian The Daily Telegraph pada Jumat (25/2/2011).    

Harian itu menyebutkan sejak mulainya unjuk rasa di negara Afrika utara pada 15 Februari itu, jumlah korban tewas telah mencapai seribu orang. Sementara, sejumlah empat ribu lainnya mengalami cedera akibat bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan pendukung Gaddafi. "Prioritas pertama adalah untuk mengeluarkan warga negara Inggris dari Libya," kata narasumber dari pemerintah Inggris yang dikutip oleh harian tersebut.    

"Tapi kemudian kami siap untuk beralih kepada harta Khadafy tempat upayanya sedang dilakukan. Hal itu tentu saja dalam jangkauan pada tingkat tertinggi," tambah narasumber itu.    

Rezim Libya diduga memiliki harta cair sejumlah 32 miliar dollar AS yang kebanyakan terletak di London, Inggris. Sejumlah harta Khadafy yang diduga termasuk tabungan bank berisi miliaran dollar AS, kekayaan komersil dan tempat tinggal mewah di London seharga 16 juta dollar AS diperkirakan disita pada beberapa hari ke depan, lapor harian itu.    

Amerika Serikat dan Uni Eropa telah mengancam mengenakan sanksi terhadap pemimpin Libya yang telah lama berkuasa itu. Namun, Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengatakan bahwa upaya tersebut tidak berguna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau