LONDON, KOMPAS.com — Manajer Arsenal, Arsene Wenger, tak bisa menyembunyikan kekecewaan dan kesedihannya, setelah timnya kalah 1-2 dari Birmingham City di final Piala Carling, Minggu (27/2/2011). Sebab, penantiannya untuk mendapatkan trofi setelah lima tahun akan semakin panjang.
Arsenal terakhir meraih trofi Piala FA pada 2005. Sejak itu, Wenger dan pasukannya seperti kesulitan mendapatkan trofi. Piala Carling tahun ini ia harapkan akan menjadi akhir penantian "The Gunners". Tapi, nyatanya Arsenal malah kalah dari Birmingham di final.
"Saya sebenarnya ingin mengakhiri masa penantian trofi hari ini. Kami mendapat apa yang kami harapkan dari Birmingham. Mereka tim yang berjuang keras dan menyebabkan kami dalam masalah dengan bola-bola panjangnya," kata Wenger kepada Soccernet.
"Kedua tim telah memberikan segalanya. Selamat buat Birmingham. Mereka yang akhirnya meraih trofi. Kami kecewa dengan gol yang dicetak (Obafemi) Martins," sesalnya.
Martins memang terlalu mudah mencetak gol. Sementara kiper Arsenal, Wojciech Szczesny, gagal membaca permainan dan kurang sigap menangkap bola.
"Apa yang bisa dikatakan? Kami harus berpikir positif. Dia (Wojciech Szczesny) masih terlalu muda. Dia harus belajar banyak dari gol itu," kata Wenger.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang