Liga inggris

Sikutan Rooney Tak Dikenai Sanksi FA

Kompas.com - 01/03/2011, 03:30 WIB

London Senin - Asosiasi Sepak Bola Inggris, Senin kemarin di London, tidak menjatuhkan sanksi kepada penyerang Manchester United, Wayne Rooney, meskipun sudah menyikut pemain Wigan, James McCarthy. Ketiadaan sanksi disiplin itu membuat Rooney dapat memperkuat MU untuk menghadapi Chelsea, Selasa (1/3) ini.

Keputusan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) ini menguntungkan Rooney karena, menurut aturan FA, penggunaan siku dengan sengaja dapat dikenai sanksi larangan bermain sebanyak tiga kali. Selain dapat bermain melawan Chelsea, ketiadaan sanksi disiplin ini juga membuat Rooney dapat memperkuat MU saat melawan Liverpool pada Liga Primer Inggris dan melawan Arsenal atau Leyton Orient pada Piala FA. Kehadiran Rooney sangat dibutuhkan MU untuk menjadi juara pada kedua turnamen tersebut.

Hari Sabtu (26/2), saat MU unggul 4-0 atas Wigan di DW Stadium, Rooney justru melayangkan sikunya ke wajah McCarthy, yang ada di belakangnya. Wasit Mark Clattenburg hanya memberi kartu kuning kepada Rooney dan tendangan bebas bagi Wigan karena menganggap hal ini sebuah insiden dan bukan kesengajaan.

Kepada FA, Clattenburg melaporkan adanya benturan, tetapi tidak melihat penggunaan siku. Kartu kuning dan tendangan bebas yang diberikan dinilai sebagai hukuman layak. Namun, aksi Rooney ini mengundang kecaman dari banyak pihak.

Pelatih Wigan Roberto Martinez mengecam wasit yang tak memberikan kartu merah kepada Rooney. ”Rooney beruntung karena wasit tidak melihat dengan jelas. Jika melihat tayangan ulang, terlihat jelas Rooney sengaja menyikut wajah McCarthy,” kata Martinez

Manajer MU Alex Ferguson menyatakan tidak terjadi apa-apa dalam insiden itu. Namun, karena insiden itu dialami Rooney, media akan membesar-besarkannya agar dia dihukum atau semacamnya.

Kejadian ini menodai kebangkitan Rooney yang terpuruk sejak awal musim 2010/2011. Sebelumnya, Rooney sering tampil buruk, tidak produktif, dan beberapa kali absen karena perawatan cedera.

Dalam 18 pertandingan liga yang dijalaninya musim ini, Rooney hanya dapat mencetak enam gol, 11 asis, dan 58 kali tendangan ke gawang. Saat Rooney mulai kembali tampil sebagai salah satu penyerang paling ditakuti di Eropa, dia justru berbuat ceroboh dengan menyikut lawan.

”Ini adalah musim buruk bagi saya. Saya berusaha melupakannya dan akan terus memperbaiki penampilan dalam pertandingan berikutnya,” kata Rooney.(AFP/Reuter/ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau