6 Peran yang Harus Dijalani "Family Man"

Kompas.com - 02/03/2011, 11:29 WIB

KOMPAS.com - Sosok laki-laki dalam keluarga, baik sebagai ayah maupun suami, selayaknya memiliki karakter "family man". Dengan begitu kehormatan sebagai laki-laki tetap terpelihara sehingga keberadaannya menguatkan keluarga. Family man melambangkan supremasi laki-laki dalam keluarga, namun juga harus diimbangi dengan kesetaraan dengan melihat istri sebagai mitra dalam berumahtangga, serta kehangatan yang membuatnya selalu diinginkan dan dihargai oleh seluruh anggota keluarga.

Psikolog Tika Bisono menganalogikan peran family man seperti dalam struktur kepengurusan sebuah organisasi. Dalam analogi ini, peran pria di keluarga terbagi menjadi enam. Laki-laki dikatakan sebagai family man jika memiliki peran pelindung, penasihat, pengarah, penyantun, pelaksana, dan pengaudit.

"Laki-laki sebagai family man tahu kapan harus menjadi pelindung, penasihat yang mengarahkan istri, namun juga tetap terjun bareng istri dalam mengurus rumah tangga. Menyantuni keluarga tak hanya berarti memberikan nafkah, tetapi juga dukungan moral, bahkan mengaudit. Peran ini merupakan siklus yang harus diterapkan di rumah oleh laki-laki. Meskipun begitu, jangan menjadi feodal yang melebihkan peran laki-laki yang semua perkataannya harus dituruti. Laki-laki perlu menjaga dan memiliki kehormatannya sebagai family man, dan menyeimbangkannya dengan prinsip kesetaraan. Peran ini perlu dijalankan laki-laki dalam konteks partnership bersama pasangan dan keluarga," jelas Tika kepada Kompas Female, usai pengumuman pemenang program "M-150 Mencari Pahlawan. Anda Bisa!" di Kempinski Ballroom Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (1/3/2011) lalu.

Kehormatan yang melekat pada diri laki-laki inilah yang menjadikan seorang pria menjadi family man, lanjut Tika. Ketika kehormatan ini hilang, atau tidak dihadirkan dalam keluarga karena sosok ayah dan suami tak dianggap atau dihargai oleh anak dan istri, maka jangan heran jika sebuah keluarga tak punya sosok kepala keluarga.

Sosok pria yang bertanggungjawab dalam keluarga ini sebenarnya adalah pribadi yang berpikir sederhana, bahwa ia akan melakukan segala cara untuk keluarganya. Ia merasa bangga menjadi suami yang menafkahi istri dan anak-anaknya sesuai kemampuannya, dan dihargai karenanya. Ia merasa terhormat karena keberadaannya diakui oleh istri dan anak, apapun kondisinya. Pengakuan dan penghargaan dari keluarga ini juga lah yang melanggengkan karakter family man dalam keluarga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau