Hari raya

Nyepi, Ambulans RS Sanglah Tak Operasi

Kompas.com - 03/03/2011, 16:18 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, tetap beroperasi saat hari raya Nyepi, tetapi tidak menyediakan layanan mobil ambulans untuk antar-jemput pasien. Kebijakan tersebut terkait perayaan Nyepi di Bali.  

”Kebijakan ini sama seperti tahun sebelumnya. Kami berharap masyarakat bisa berkoordinasi dengan pecalang banjar-banjar setempat untuk segala sesuatunya,” ujar Direktur Keperawatan dan Pelayanan Medik RSUP Sanglah dr Anak Agung Ngurah Jaya Kusuma, Kamis (3/3/2011).

Meski kondisi darurat, seperti kebakaran, menurut Kepala Subbagian Humas RSUP Sanglah I Gusti Ngurah Putra Wibawa, RSUP Sanglah tetap tidak akan melayani permintaan ambulans demi menghormati hari raya Nyepi. ”Kalau seandainya terjadi kebakaran kan sudah sekalian menggunakan ambulans PMI,” kata Putra Wibawa.

Ia menambahkan, saat perayaan Nyepi warga harus mengantar-jemput sendiri keluarganya yang membutuhkan pelayanan medis.

Meski tak menyediakan fasilitas antar-jemput ambulans, pelayanan kesehatan RSUP Sanglah tetap beroperasi 24 jam saat Nyepi. Pelayanan akan dipusatkan di Instalasi Rawat Darurat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau