Arsenal, Tim London Pertama Calon Juara Champions

Kompas.com - 04/03/2011, 07:24 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Gelandang Arsenal, Samir Nasri, mengaku berharap timnya bisa menjuarai Liga Champions dan dengan begitu "The Gunners" menjadi tim pertama asal London yang menjuarai kompetisi bergengsi di benua biru tersebut.

Selain Arsenal, Chelsea dan Tottenham Hotspur merupakan klub asal London yang bertarung di Liga Champions. Meskipun ketiga tim tersebut belum pernah merasakan nikmatnya trofi Liga Champions, peluang ketiga tim tersebut meraih trofi sangat terbuka. Hal itu mengacu kemenangan yang mereka raih di leg pertama babak 16 besar.

Chelsea meraih kemenangan 2-0 saat bertandang ke FC Copenhagen. Begitu juga dengan Tottenham Hotspur yang memetik poin penuh setelah mengalahkan AC Milan 1-0 di San Siro. Sementara itu, Arsenal sukses membungkam Barcelona 2-1.

Nasri berpendapat, peluang tim-tim asal London ke babak selanjutnya sangat terbuka. Ia bahkan yakin, babak final akan menjadi pertarungan dua tim asal London. "Jika kami mengalahkan Barcelona, aku ingin melawan salah satu dari tim London di final. Aku ingin Arsenal menjadi tim pertama dari London yang memenangkan Liga Champions," ungkap Nasri. 

"Namun, aku bermimpi bisa melawan Marseille di perempat final, Tottenham di babak semifinal, kemudian Chelsea di final," lanjutnya. (AFP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau