Khadafy Hadapi Investigasi Internasional

Kompas.com - 04/03/2011, 13:00 WIB

TRIPOLI, KOMPAS.com Pemimpin Libya Moammar Khadafy, sejumlah putra, dan penasihat terdekatnya menghadapi investigasi Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) terkait tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan. Jaksa Mahkamah Luis Moreno-Ocampo mengatakan hal tersebut, Kamis. "Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberi tahu mereka," kata Moreno-Ocampo kepada CNN. "Saya ingin ini menjadi jelas bahwa jika pasukan mereka melakukan kejahatan, maka mereka (Khadafy dan orang-orang terdekatnya) bertanggung jawab atas tindakan kejahatan itu."

Ini kali pertama ICC menyelidiki suatu tuduhan saat peristiwa yang dituduhkan sedang berlangsung. Hal-hal yang dituduhkan termasuk bahwa pasukan keamanan membunuh para demonstran yang tidak bersenjata, pemindahan paksa, penahanan ilegal, dan serangan udara terhadap penduduk sipil. "Para penyidik akan meneliti tuduhan yang paling serius di Libya sejak tanggal 15 Februari," kata Moreno-Ocampo, saat demonstrasi-demonstrasi menentang Khadafy tengah berlangsung.

Ia memberikan sebuah peta yang menunjukkan lokasi-lokasi di mana kejahatan-kejahatan diduga mungkin telah dilakukan. Dia memperingatkan, bagaimanapun, pihaknya butuh lebih banyak waktu untuk memeriksa bukti. "Ini awal dari penyelidikan. Saya tidak dapat memberikan rincian," katanya. "Kami tidak bisa mengonfirmasi tuduhan-tuduhan bahwa warga sipil dibom dengan pesawat. Namun, kami punya konfirmasi bahwa warga sipil yang berdemonstrasi ditembak oleh pasukan keamanan. Kami mewawancarai orang dan kami akan menyajikan bukti-bukti kepada hakim. Hakimlah yang akan memutuskan siapa yang harus dituntut," katanya.

Namun, Moreno-Ocampo memperingatkan bahwa para pemrotes anti-Khadafy juga akan bertanggung jawab atas tindak kejahatan yang mereka lakukan. "Sekarang, itu bukan hanya demonstrasi sipil. Sekarang, ada orang-orang yang menentang Khadafy dengan senjata. Kami juga ingin memberi tahu mereka, Anda tidak boleh melakukan kejahatan. Urusan kami di Libya adalah (untuk) menghentikan kejahatan," katanya.

Ia akan menawarkan kepada Khadafy dan yang lainnya, "Kesempatan yang mereka inginkan untuk menyampaikan versi mereka (tentang peristiwa yang terjadi) karena kami harus tidak memihak. Namun, kami ingin memperingatkan pihak-pihak yang lain, tidak ada yang bisa melakukan kejahatan di Libya."

Moreno-Ocampo menekankan bahwa ini kali pertama ICC merespons secara real time suatu tuduhan yang sebagian karena dampak situs jejaring sosial seperti Facebook. "Ini memicu reaksi yang sangat cepat. Dewan Keamanan PBB bereaksi dalam beberapa hari; Majelis Umum PBB bereaksi dalam beberapa hari. Jadi, sekarang, karena pengadilan berjalan, kami bisa melakukan ini dengan segera," katanya. "Saya pikir Libya sebuah dunia baru. Bagaimana kami mengelola tantangan baru itu, itulah yang akan kami lihat sekarang."

Moreno-Ocampo, yang mengatakan ia berencana untuk menyelesaikan investigasinya dalam beberapa minggu dan berharap untuk memiliki putusan hakim dalam beberapa bulan, mengumumkan penyelidikan itu pada suatu konferensi pers, Kamis. "Kami mengidentifikasi sejumlah individu yang punya unsur kewenangan formal dan punya otoritas terhadap pasukan keamanan yang diduga melakukan kejahatan," katanya kepada wartawan. "Mereka adalah Moammar Khadafy, lingkaran dalamnya yang mencakup beberapa putranya yang memiliki otoritas. Namun, ada juga beberapa orang dengan kewenangan formal yang harus memerhatikan kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang mereka karena jika mereka tidak mencegah untuk menghentikan dan menghukum kejahatan-kejahatan itu, mereka bertanggung jawab berdasarkan hukum."

Ia melanjutkan, "Mereka adalah menteri luar negeri, kepala keamanan dan intelijen rezim itu, kepala keamanan pribadi Khadafy, serta kepala keamanan eksternal Libya. Jadi kami ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberi tahu mereka. Jika pasukan di bawah komando mereka melakukan tindak kejahatan, mereka harus bertanggung jawab."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau