KOMPAS.com - Berbagai cara sederhana bisa dilakukan bersama anak dan keluarga di rumah untuk menyelamatkan bumi. Mulai saja dengan mengenalkan anak mengenai pelestarian lingkungan melalui buku. Selanjutnya, Anda bisa menerapkan kegiatan ramah lingkungan yang diceritakan dalam buku. Sekecil apapun usaha Anda menyelamatkan bumi akan berarti di masa mendatang, saat anak-anak melanjutkan kehidupan.
Jika masih tak punya gambaran kegiatan sederhana melestarikan bumi di rumah, Anda bisa menyontek cara yang dituliskan Valerina Daniel dalam bukunya, Easy Green Living, atau seri buku bergambar untuk anak. Menurut Valerina, buku menjadi media komunikasi yang memudahkan orangtua untuk mengenalkan gaya hidup hijau pada anak. Membaca buku juga bisa memberikan panduan bagi orangtua untuk menyontohkan perilaku ramah lingkungan di rumah.
"Mengenalkan kebiasaan gaya hidup hijau kepada anak lebih mudah melalui buku. Apalagi dengan buku bergambar dan ada tokoh yang diceritakan. Dengan buku kita tak menggurui anak, dan mereka tahu karena keinginan sendiri melalui buku," kata mantan presenter berita TV ini di sela temu media dalam rangka Kampanye Tupperware Gaya Hidup Hijau di Jakarta beberapa waktu lalu.
Valerina yang mengikuti pelatihan bersama Algore di Amerika Serikat awal Januari 2011 lalu semakin fokus menyebar pesan pelestarian lingkungan dan penyelamatan bumi. Ia memulainya dari rumah, dengan mengajak putrinya, Keesha (2). Kepedulian anak terhadap lingkungan perlu dibentuk sejak dini. Jika buku adalah langkah awalnya, maka lanjutkan dengan praktik lagsung di lapangan.
"Saya dan suami mendampingi Keesha menanam pohon saat merayakan ulang tahun pertama. Kini setelah berumur dua tahun Keesha semakin mengerti kebiasaan ramah lingkungan. Setidaknya dari hal sederhana, ia tahu harus mencari tempat sampah jika ingin membuang sampah," tutur Valerina.
Menurut mantan Puteri Indonesia Lingkungan 2005 ini, membentuk pola pikir anak lebih mudah daripada mengubah mindset orang dewasa dalam menjalani gaya hidup hijau. "Anak lebih terbuka dengan informasi baru. Kebiasaan hidup hijau perlu dibentuk dalam diri anak untuk menciptakan generasi kecil yang lebih peduli. Mereka lah nanti yang akan melanjutkan kehidupan," lanjutnya.
Dari pengalamannya menjadi penggiat lingkungan, Valerina berbagi 13 cara melakukan perubahan di rumah:
1. Mulai dari diri sendiri.
2. Hemat energi listrik.
3. Lakukan kegiatan daur ulang.
4. Hemat BBM.
5. Hemat air.
6. Hindari penggunaan kantong plastik, dan bawa sendiri tas belanja Anda.
7. Hemat kertas.
8. Kembali ke alam dengan menggunakan produk alami.
9. Membangun kebiasan menanam pohon atau kegiatan berkebun.
10. Membawa makanan dari rumah dengan menggunakan wadah makan yang bisa dipakai berulang.
11. Pilih liburan dengan berpiknik.
12. Pilihlah produk lokal ramah lingkungan.
13. Menjadi pejuang lingkungan dengan menjalankan salah satu saja dari 13 cara tersebut.
Bagaimana dengan Anda dan keluarga? Punya ide gaya hidup hijau lainnya yang bisa dicontohkan kepada anak dan keluarga?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang